
PGE-PLN IP Sepakati Tarif Listrik, Proyek PLTP Lahendong Bottoming Unit 15 MW Siap Melangkah ke Tahap Berikutnya. (PGE)
JawaPos.com - Konsorsium PT Pertamina Geothermal Energy Tbk dan PT PLN Indonesia Power mencapai kesepakatan tarif listrik untuk proyek PLTP Lahendong Bottoming Unit berkapasitas 15 MW. Kesepakatan ini menjadi langkah penting sebelum proyek masuk ke tahap pengembangan lanjutan.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara di Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (10/4/2026). Proyek ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pemanfaatan energi panas bumi sebagai sumber energi bersih.
Proyek PLTP Lahendong Bottoming Unit menggunakan teknologi binary atau bottoming cycle. Teknologi ini memanfaatkan panas sisa dari pembangkit eksisting untuk menghasilkan tambahan listrik.
Melalui pendekatan ini, energi yang sebelumnya tidak terpakai dapat dioptimalkan. Hal tersebut meningkatkan efisiensi pembangkitan sekaligus memperkuat kontribusi energi baru terbarukan.
Direktur Utama PGE, Ahmad Yani, menyebut capaian ini sebagai bagian dari komitmen mendorong transisi energi nasional. Proyek ini dinilai penting dalam memperluas pemanfaatan panas bumi di Indonesia.
“Kami menyambut baik perkembangan proyek ini yang terus berjalan sesuai rencana. Pemanfaatan teknologi bottoming memungkinkan potensi energi panas bumi yang masih tersedia dari operasi pembangkit eksisting dapat dimanfaatkan secara lebih optimal. Melalui teknologi ini, panas sisa yang sebelumnya belum termanfaatkan dapat dikonversi kembali menjadi listrik, sehingga meningkatkan efisiensi pembangkitan sekaligus memperkuat kontribusi panas bumi dalam bauran energi bersih nasional. Ke depan, kami siap melanjutkan proyek ini ke tahapan berikutnya agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Setelah kesepakatan tarif tercapai, proyek akan memasuki sejumlah tahapan lanjutan. Di antaranya pembentukan joint venture hingga proses Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning.
Selain itu, penyusunan Power Purchase Agreement juga menjadi bagian dari tahapan berikutnya. Proyek ini ditargetkan mencapai Commercial Operation Date pada 2028.
Sebelumnya, kedua pihak juga telah menyepakati tarif untuk proyek PLTP Ulubelu Bottoming Unit berkapasitas 30 MW pada akhir 2025. Kedua proyek ini merupakan bagian dari pengembangan panas bumi di sejumlah wilayah kerja.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
