
Ilustrasi pegawai PLN sedang melakukan inspeksi panel surya PLTS. (dok. PLN)
Di sisi pembiayaan, kebutuhan dana awal yang mencapai USD 15–19,5 miliar juga menjadi tantangan tersendiri. Kondisi suku bunga global yang tinggi turut meningkatkan biaya pendanaan proyek, khususnya untuk pembangunan sistem skala kecil di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan ekonomi skala.
Selain itu, persoalan pengadaan lahan kerap menjadi hambatan akibat kompleksitas regulasi dan inkonsistensi kebijakan. Untuk mengatasinya, diperlukan langkah seperti integrasi perencanaan tata ruang, pembentukan bank tanah, penyusunan kontrak standar, serta pelibatan aktif masyarakat.
“Jika hambatan tersebut dapat diatasi, konversi PLTD ke PLTS tidak hanya akan menurunkan biaya listrik, tetapi juga memperkuat ketahanan energi dan mendorong transisi menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan di Indonesia,” tukas Mutya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
