
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan Danantara Indonesia akan mengubah skema penyaluran subsidi energi, termasuk untuk bahan bakar minyak (BBM), pupuk hingga listrik. Itu dilakukan agar subsidi BBM-Listrik tahun 2026 bisa lebih tepat sasaran.
Hal ini sebagaimana telah disepakati dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala BPI Danantara Indonesia, pada Kamis (4/12).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, evaluasi menyeluruh telah dilakukan dan ditemukan sejumlah persoalan dalam mekanisme penyaluran yang berjalan selama ini.
Purbaya menegaskan, sejumlah kelompok yang tidak semestinya memperoleh subsidi BBM-Listrik masih ikut menikmatinya. Hal ini menjadi salah satu alasan kuat pemerintah melakukan perombakan skema penyalurannya.
"Jadi kita analisa dan kita lihat-lihat ternyata ada beberapa kendala dalam hal penyaluran subsidi, dalam sisi desainnya juga ada,” kata Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (4/12).
“Jadi kita lihat masih ada orang yang relatif kaya atau kaya, super kaya di Indonesia mungkin yang masih mendapat subsidi. Nanti ke depan akan kita lihat gimana perbaikannya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Purbaya mengatakan bahwa pemerintah telah menyimpulkan perlunya perubahan besar dalam kurun dua tahun ke depan. Bahkan, redesain strategi ini akan memastikan subsidi mengalir hanya kepada kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Kita simpulkan sih tadi dalam 2 tahun ke depan kita akan redesign strategi subsidi sehingga betul-betul tetap sasaran, tepat sasaran dan yang kaya sekali mungkin desil 8, 9, 10 subsidi akan dikurangin secara signifikan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, dana yang selama ini dinikmati orang kaya akan dialihkan kepada masyarakat miskin. Itu sebabnya ia menilai perlu adanya desain berbagai macam yang turut melibatkan BUMN terkait dan Danantara.
Bahkan ia menilai, dana subsidi yang condong diterima para orang mampu akan dialihkan ke para masyarakat miskin di desil 1-4.
“Kalau perlu uangnya kita balikin ke yang desil 1, 2, 3, 4 yang lebih miskin gitu. Itu kira-kira utamanya itu dan itu perlu desain macam-macam karena terlibatkan BUMN2 dan Danantara,” tutup Purbaya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
