Pertunjukan musikal dan dialog Dari Limbah Jadi Anugerah: Mewujudkan Ekonomi Sirkuler melalui Pengembangan Biometana Berbasis Limbah. (IST)
JawaPos.com – Biometana sebagai salah satu sumber energi terbarukan terus digaungkan. Tak hanya lewat panel diskusi, pengenalan dan pemahaman biometana ternyata bisa disampaikan dengan cara yang unik dan menghibur. Yakni lewat pertunjukan musikal dan dialog Dari Limbah Jadi Anugerah: Mewujudkan Ekonomi Sirkuler melalui Pengembangan Biometana Berbasis Limbah.
Menjadi bagian dari penutupan proyek Strategic Exploration of Economic Mitigation Potential through Renewables (ExploRE) dengan dukungan International Climate Initiative (IKI) Pemerintah Jerman, pertunjukan musikal ini mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah dan pemanfaatannya sebagai sumber energi ramah lingkungan.
Dengan pementasan yang penuh imajinasi, pertunjukan musikal Dari Limbah Jadi Anugerah: Mewujudkan Ekonomi Sirkuler melalui Pengembangan Biometana Berbasis Limbah berhasil mengemas krisis lingkungan menjadi hiburan yang sarat akan pengetahuan. Dengan latar sebuah negeri fiktif bernama Espolura, cerita dibuka dengan suasana istana megah yang tengah menghadapi krisis lingkungan.
Dalam pertunjukkan dikisahkan, raja dan ratu negeri Espolura memanggil perdana menteri untuk melaporkan kondisi terkini yakni mengenai polusi udara meningkat, limbah pabrik menumpuk, dan air bersih semakin sulit didapat. Konflik dimulai ketika dua putri kerajaan menawarkan solusi inovatif, yaitu mengolah limbah organik menjadi energi alternatif. Namun ide itu membutuhkan dukungan seorang ilmuwan, yang kemudian datang membawa harapan baru bagi Espolura.
Ilmuwan tersebut memperkenalkan teknologi biometana, energi terbarukan hasil pengolahan limbah organik yang mampu menggantikan bahan bakar fosil serta menekan emisi gas rumah kaca. Bersama-sama, para tokoh kerajaan dan rakyatnya berkomitmen mewujudkan perubahan menuju masa depan berkelanjutan.
Diungkapkan Plh. Direktur Bioenergi Kementerian ESDM, Harris, kegiatan pertunjukan musikal dan dialog Dari Limbah Jadi Anugerah: Mewujudkan Ekonomi Sirkuler melalui Pengembangan Biometana Berbasis Limbah merupakan komitmen bersama untuk terus memperkuat fondasi pengembangan biometana berbasis limbah di Indonesia. Melalui sinergi antara Kementerian ESDM c.q. Direktorat Jenderal EBTKE dan Pemerintah Jerman c.q. Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) ExploRE, telah membangun kerangka kerja yang konkret dan dapat menjadi pijakan penting menuju ekosistem biometan yang kuat dan berdaya saing.
Tentunya, pertunjukan musikal berusaha membuktikan bahwa seni dapat menjadi medium efektif untuk menyampaikan pesan perubahan. Penonton diajak menyadari bahwa solusi atas permasalahan lingkungan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesadaran bersama untuk berkolaborasi dan berinovasi.
“Melalui pendekatan ini kami berharap pesan mengenai circular economy, nilai tambah limbah, serta potensi biometana dapat disampaikan secara lebih luas, menarik dan mudah dipahami oleh semua pemangku kepentingan,” ujar Plh. Direktur Bioenergi, Harris, baru-baru ini
Pengembangan Biometana di Indonesia
Terkait dengan potensi Biometana, Lisa Tinschert, Direktur Program Energi, GIZ Indonesia/ASEAN mengungkapkan, ExploRE mendukung langsung Kementerian ESDM dalam penerapan KBLI 35203, yaitu izin usaha untuk pengembangan proyek biometana di Indonesia. Bulan ini, ExploRE juga meluncurkan panduan publik penerapan KBLI 35203, yang akan membantu pelaku usaha memahami proses dan persyaratan secara lebih mudah.
Untuk menarik lebih banyak investasi di masa depan, ExploRE juga menerbitkan Panduan Investasi Biometana yang dapat menjadi acuan bagi calon investor maupun pengembang proyek dalam merancang proyek biometana yang layak secara ekonomi.
Selain itu, melalui kolaborasi antara Kementerian ESDM dan GIZ, telah disusun studi dasar atau Naskah Akademik yang mengidentifikasi ruang lingkup dan detail rancangan regulasi payung bagi kegiatan bisnis biometana secara menyeluruh di Indonesia. Diharapkan, inisiatif ini dapat dilanjutkan dan disahkan oleh Kementerian ESDM pada tahun-tahun mendatang.
“Walau hari ini menandai penutupan resmi proyek ExploRE, kami percaya bahwa semangat dan warisan kerja sama ini akan terus hidup. Pengetahuan, inovasi, dan kemitraan yang telah dibangun akan menjadi modal penting untuk mempercepat transisi energi terbarukan di Indonesia,” tutur Lisa.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
