Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 September 2025 | 05.41 WIB

Vivo Sepakat Beli 40 Persen Base Fuel yang Ditawarkan Pertamina

Aktivitas pengisian BBM di SPBU Vivo, Cideng Timur, Jakarta Pusat pada Senin malam (5/9). - Image

Aktivitas pengisian BBM di SPBU Vivo, Cideng Timur, Jakarta Pusat pada Senin malam (5/9).

JawaPos.com - Kolaborasi pemenuhan BBM antara PT. Pertamina Patra Niaga (PPN) dengan salah satu penyedia BBM swasta, PT Vivo Energy Indonesia (Vivo) membuahkan hasil. Vivo akhirnya sepakat untuk melakukan proses B2B (Business to Business) dengan Pertamina.

Dari kuota 100 ribu barel (MB) kargo impor yang ditawarkan, Vivo menyerap 40 MB, atau sekitar 40 persen dari penawaran, untuk melayani konsumen setianya. Adapun langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

Dengan niat yang tulus, transparansi dan selaras dengan Good Corporate Governance, Pertamina dan Vivo terus berkomitmen memastikan ketersediaan BBM dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Kami menyambut baik semangat kolaborasi yang terjalin dengan Vivo. Kebijakan ini bukan sekadar soal impor BBM, melainkan tentang bagaimana semua pihak bekerja sama memastikan energi tersedia dan masyarakat dapat terlayani dengan sangat baik," kata Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun dalam keterangannya, Jumat (26/9).

Lebih lanjut, Roberth menjelaskan bahwa mekanisme penyediaan pasokan kepada Vivo ini telah mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku. "Harapan kami, dengan niat baik ini Vivo dapat berkolaborasi, dengan tetap menghormati aturan dan aspek kepatuhan yang berlaku di BUMN," jelas Roberth.

Selanjutnya, proses ini akan dilanjutkan dengan uji kualitas dan kuantitas produk BBM. Pada tahap ini, kedua belah pihak akan menggunakan surveyor seperti yang telah disepakati sebelumnya.

Menurut Roberth, kolaborasi dengan badan usaha swasta ini menjadi bukti bahwa menjaga kedaulatan energi merupakan kerja bersama antar stakeholder. Dengan langkah gotong royong, layanan energi diharapkan semakin merata, adil, dan bermanfaat bagi masyarakat. 

Di sisi lain, empat penyedia BBM swasta lainnya masih terus berkoordinasi untuk kantor pusat untuk memutuskan langkah apa yang akan diambil setelah menyetujui impor BBM murni atau base fuel dari Pertamina.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore