Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 September 2021 | 17.46 WIB

Usai Bertemu Presiden, Pedagang Kaki Lima Siap Go Digital

Sejumlah PKL saat mengelar daganganya di Kawasan Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat (22/5/2020).  Meskipun masih dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), lalu lintas di kawasan tersebut selalu ramai dipadati kendaraan dan pedagang kaki lima (P - Image

Sejumlah PKL saat mengelar daganganya di Kawasan Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat (22/5/2020). Meskipun masih dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), lalu lintas di kawasan tersebut selalu ramai dipadati kendaraan dan pedagang kaki lima (P

JawaPos.com - Para pelaku UMKM merespons agenda percepatan ekonomi nasional yang diusung pemerintah. Setelah melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Joko Widodo, pedagang kaki lima sepakat untuk bersinergi untuk merambah ke digitalisasi.

Founder aplikasi warnas.id Munawir Bangsawan mengatakan, pihaknya siap melakukan pendampingan agar pedagang kuliner mikro dapat bertransisi Go Digital. Ia memastikan, Warnas bersepakat melakukan pelatihan peningkatan kapasitas pedagang, literasi digital hingga literasi keuangan.

"Pertemuan dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu langsung kita respon bersama dengan Paguyuban Pedagang Mie dan Bakso (Papmiso) dan Persaudaraan Pedagang Pececel Lele Indonesia (PPLI), kita sepakat untuk langsung melakukan aksi," ujarnya dalam keterangannya, Kamis (23/9).

Munawir mengungkapkan, sebagai gerakan pengembangan sektor mikro, pihaknya ingin melibatkan masyarakat, khususnya milenial yang melek teknologi.

"Sebagai sosial media warung, layanan kami bertugas untuk mempublikasikan warung lokal dari masyarakat melalui aplikasi, sehingga keberadaannya disadari milenial," jelasnya.

Sementara Ketua Persatuan Pedagang Mie dan Bakso (Papmiso), Maryanto menyambut baik kerjasama dengan Warnas.id dan siap melakukan penetrasi asosiasinya ke bidang digital.

"Kita optimis pedagang bakso dapat memberikan kontribusi optimal pada Program Percepatan Ekonomi Nasional ketika beradaptasi ke digital" ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua PPLI Ahmad Rofi yang optimis sektor mikro memiliki peran penting dalam perekonomian. Sebagai gambaran, di Pasar Kemayoran sebanyak 30 ribu ekor ayam diserap pedagang pecel lele per harinya.

"Bisa dibayangkan bagaimana perputarannya, ini baru satu pasar aja. Belum termasuk Lele, tempe dan sebagainya," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut agenda pemulihan ekonomi nasional membutuhkan kerjasama semua pihak. Bersama Menteri Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki. Pemerintah mengajak asosiasi dan pelaku UMKM untuk ikut berperan aktif.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore