Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02.08 WIB

Kinerja BUMN Mulai Pulih, Krakatau Steel dan Kimia Farma Berbalik Cetak Laba

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti. (ANTARA) - Image

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti. (ANTARA)


JawaPos.com - Sejumlah perusahaan pelat merah mulai menunjukkan perbaikan kinerja setelah menjalani restrukturisasi, efisiensi, serta penataan pengelolaan aset dan investasi.

Langkah tersebut membuat perusahaan yang sebelumnya menghadapi tekanan keuangan mulai memiliki ruang untuk kembali mencatatkan kinerja positif.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Esther Sri Astuti menilai, perbaikan tersebut patut diapresiasi ketika mampu mendorong perusahaan keluar dari kondisi rugi. "Kita apresiasi jika banyak BUMN meningkatkan keuntungannya," kata Esther.

Menurut dia, pemulihan kinerja dapat terjadi melalui transformasi bisnis, perampingan organisasi, hingga efisiensi biaya operasional. "Berkat transformasi, perampingan serta pemangkasan lapisan manajemen," ujarnya.

Salah satu perusahaan yang menunjukkan perubahan kinerja adalah PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Perusahaan baja yang berdiri sejak 1970 di Cilegon itu sebelumnya menghadapi tekanan keuangan dan operasional, termasuk dampak kebakaran fasilitas Hot Strip Mill (HSM) 1 pada 2023.

Setelah mendapatkan dukungan pendanaan dan menjalani restrukturisasi, kondisi keuangan Krakatau Steel mulai membaik. Posisi perusahaan yang sebelumnya mengalami kerugian sekitar Rp 1,74 triliun berbalik menjadi laba sekitar Rp150–185 miliar.

Esther menilai dukungan restrukturisasi menjadi salah satu faktor yang membantu proses pemulihan tersebut. "Suntikan dana restrukturisasi yang diberikan Danantara Asset Management sukses," tuturnya.

Perbaikan Krakatau Steel dinilai memiliki arti penting bagi industri nasional. Sebagai produsen baja, perusahaan memiliki peran dalam memasok kebutuhan sektor infrastruktur, konstruksi, hingga manufaktur.

Kinerja positif juga mulai terlihat pada PT Kimia Farma Tbk. Perusahaan farmasi yang memiliki sejarah sejak 1817 itu mencatat laba Rp 54,07 miliar setelah sebelumnya membukukan kerugian Rp 135,61 miliar.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore