
ILUSTRASI. Tambang PT Freeport Indonesia. PTFI dan Masyarakat Papua Tengah: 10 Tahun Perubahan, Harapan Baru untuk Ekonomi Berkelanjutan. (dok. PTFI)
JawaPos.com — Dalam 5–10 tahun terakhir, banyak perubahan yang dirasakan masyarakat Papua Tengah, terutama di wilayah sekitar operasional PT Freeport Indonesia (PTFI). Dari bertambahnya lapangan kerja, meningkatnya akses pendidikan dan layanan kesehatan, hingga tumbuhnya usaha-usaha lokal, pengaruh kehadiran PTFI terlihat semakin nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Di berbagai distrik seperti Mimika Timur, Kuala Kencana, dan Tembagapura, semakin banyak anak-anak muda Papua yang kini bekerja di berbagai bidang operasi PTFI. Banyak dari mereka merupakan lulusan program pelatihan PTFI atau penerima beasiswa.
"Kami melihat kemajuan yang membanggakan. Tenaga kerja asal Papua kini mengisi peran yang semakin beragam, dari posisi teknis hingga manajerial. Ini adalah hasil investasi jangka panjang pada pendidikan dan pelatihan," kata Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, Selasa (12/5).
Menurut data internal, proporsi tenaga kerja asli Papua kini mencapai 40,9 persen, dan angka ini terus meningkat setiap tahun.
Di Timika, banyak pelaku usaha lokal yang mengakui bahwa kerja sama dengan PTFI membuka pintu bagi perkembangan usaha mereka. Mulai dari jasa transportasi, katering, pertanian lokal, hingga usaha perbengkelan, semua merasakan efek berganda dari aktivitas ekonomi perusahaan.
Salah satu pelaku usaha, Grasella Kunong, menceritakan bahwa pendapatan usahanya meningkat setelah mengikuti program local business empowerment dari PTFI.
"Sekarang kami bisa mempekerjakan lebih banyak orang kampung, dan usaha kami bisa mengirimkan pasokan secara rutin," ujarnya.
Selama satu dekade terakhir, PTFI telah bermitra dengan lebih dari 400 pengusaha lokal, mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang semakin mandiri di Papua Tengah.
Di sisi pendidikan, PTFI mendukung pembangunan fasilitas belajar mulai dari tingkat PAUD hingga sekolah menengah. Ribuan pelajar menerima bantuan peralatan belajar dan dukungan lainnya setiap tahun. Program beasiswa juga telah membawa banyak anak Papua melanjutkan pendidikan hingga ke luar daerah.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
