
Jajaran direksi PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) saat media gathering di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. (Bintang Pradew0/ JawaPos.com)
JawaPos.com - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) memberikan pembiayaan untuk proyek pembangunan jalan di Kabupaten Badung, Bali. Perseroan menggelontorkan dana dengan jumlah masif, senilai Rp 2,83 triliun.
Kesepakatan pembiayaan ditandai dengan penandatanganan perjanjian, yang ditandatangani oleh Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), Faaris Pranawa dan Bupati Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa. Acara penandatanganan perjanjian dilakukan di Kantor Bupati Badung, pada Kamis, 30 Oktober 2025.
"Kami berikan pembiayaan ke Pemda Badung sebesar Rp 2,8 triliun yang dipakai untuk membangun jalan di Kabupaten Badung," kata Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), Reynaldi Hermansjah saat media gathering di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Senin (10/11).
Menurutnya, Kabupaten Badung dikenal sebagai jantung pariwisata Bali. Di wilayah ini terdapat berbagai destinasi terkenal yang mendunia, seperti Kuta, Seminyak, Canggu, dan Nusa Dua.
Selain keindahan alamnya, Badung juga memancarkan pesona budaya Bali dengan adanya upacara adat, tarian tradisional, dan arsitektur pura yang megah berpadu harmonis dengan kemajuan pariwisata modern.
Sebagai gerbang utama pulau Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung bukan hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga destinasi yang mempertemukan keindahan alam, budaya, dan keramahan khas Bali.
"Jalanan kan macet, jadi kita bantu membangun jalanan. Karena banyak tempat wisata seperti di Seminyak, Canggu, dan Kuta," tuturnya.
Melalui skema pinjaman daerah dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), proyek pembangunan 9 ruas jalan strategis dengan total panjang 11,8 kilometer di Kuta Utara dan Kuta Selatan dapat segera dimulai. Dengan demikian, Pemkab Badung juga memiliki ruang fiskal lebih fleksibel untuk membiayai program prioritas lainnya.
Dengan terwujudnya proyek jalan tersebut, nantinya akan menghasilkan beberapa dampak sosial dan ekonomi, seperti Kenaikan pendapatan pajak hotel dan restoran.
Penurunan waktu tempuh dan biaya transportasi wisata, yang berdampak pada produktivitas sektor pariwisata dan jasa.
Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembukaan lapangan kerja, peningkatan mobilitas, dan pengurangan kemacetan. Hingga Agustus 2025, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) telah menyalurkan pembiayaan daerah senilai Rp 36,16 triliun dalam bentuk komitmen, dengan outstanding senilai Rp 18,02 triliun. Sebanyak 75,2% dari pembiayaan tersebut, ditujukan untuk pembangunan di sektor jalan dan jembatan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
