Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Agustus 2025 | 12.30 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan II 2025 Tembus 5,12 Persen di Tengah Tantangan Global

Menteri Keuangan Sri Mulyani gelas konferensi pers bersama jajaran Kabinet Merah Putih (Dok. Kementerian Keuangan RI)

JawaPos.com - Ekonomi Indonesia pada triwulan kedua tahun 2025 mencatat pertumbuhan sebesar 5,12 persen secara year-on-year (yoy), mengalami peningkatan dibandingkan triwulan pertama yang berada di angka 4,87 persen. 

Mengutip dari laman bps.go.id, Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil dari performa positif berbagai sektor terutama jasa, pertanian, dan ekspor barang dan jasa yang menunjukkan ketahanan ekonomi di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian. 

Lansiran sumber ini menyebutkan bahwa produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga berlaku pada triwulan II-2025 mencapai Rp 5.947 triliun, dengan Pulau Jawa masih menjadi kontributor utama terhadap perekonomian nasional dengan kontribusi sebesar 56,94 persen dan pertumbuhan 5,24 persen.

Pertumbuhan kuartal kedua juga menunjukkan pemulihan yang signifikan secara kuartal ke kuartal (q-to-q) sebesar 4,04 persen, menandakan momentum ekonomi yang terus menguat. Dari sisi produksi, lapangan usaha jasa lainnya tumbuh 11,31 persen, sedangkan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mencatat kenaikan 13,53 persen, menunjukkan diversifikasi penggerak ekonomi yang sehat. Lebih lanjut, dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tertinggi yaitu 10,67 persen yang menjadi pendorong utama peningkatan PDB nasional.

Sektor jasa yang dominan di Pulau Jawa secara spasial memberikan kontribusi besar, namun wilayah timur Indonesia seperti Sulawesi dan Maluku Utara juga menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang mengesankan, dengan Sulawesi tumbuh 5,83 persen dan Maluku Utara memimpin dengan pertumbuhan mencapai 32,09 persen. 

Hal ini mengindikasikan adanya pemerataan pertumbuhan ekonomi di luar Pulau Jawa yang semakin menjanjikan. Pemerintah mendorong percepatan pembangunan dan investasi di wilayah luar Jawa agar pertumbuhan lebih merata di semua daerah.

Untuk semester pertama 2025, ekonomi Indonesia juga tumbuh solid sebesar 4,99 persen dibanding semester pertama tahun sebelumnya (c-to-c). Sektor jasa kembali menjadi penyumbang utama dengan pertumbuhan tahunan 10,59 persen, sementara ekspor mencapai kenaikan 8,57 persen semesteran. 

Melansir dari laman kemenkeu.go.id, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan bahwa meski terdapat ketidakpastian global, tren pertumbuhan positif ini menunjukkan ketahanan perekonomian Indonesia dibanding beberapa negara lain di kawasan.

Kinerja ekspor yang kuat menjadi andalan dalam menjaga daya saing perekonomian nasional di tengah tantangan perang dagang dan volatilitas pasar global. Peningkatan pengeluaran konsumsi pemerintah juga berkontribusi signifikan dengan pertumbuhan 21,05 persen secara kuartalan, mendukung berbagai program pembangunan dan sosial ekonomi.

Kondisi ini menjadi sinyal baik bagi para pelaku usaha dan investor untuk terus optimis dengan masa depan ekonomi Indonesia. Keberlanjutan pertumbuhan di sektor industri hilir dan jasa menjadi fokus pemerintah agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya bertumpu pada sektor primer. Pemerataan ekonomi di seluruh wilayah juga menjadi target penting dalam pembangunan nasional.

Dengan laju pertumbuhan 5,12 persen di triwulan kedua, harapan untuk mencapai target tahunan 2025 semakin terbuka lebar. Penanganan yang tepat dari sisi kebijakan ekonomi, sosial, serta pembangunan infrastruktur akan menjadi faktor kunci keberhasilan ini.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore