Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Mei 2025 | 02.17 WIB

Mengintip Fakta-fakta Kondisi Ekonomi Indonesia Era Prabowo, dari Utang Luar Negeri hingga Angka Kemiskinan, Adakah Perbaikan?

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam acara Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) ke-19. (Istimewa). - Image

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam acara Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) ke-19. (Istimewa).

JawaPos.com - Masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tak lama lagi akan mencapai tujuh bulan, tepatnya pada 20 Mei 2025 mendatang. Prabowo resmi dilantik menjadi Presiden Indonesia pada 20 Oktober 2024. 

Selama tujuh bulan pemerintahan, Prabowo Subianto telah melalui beragam dinamika perekonomian dalam negeri. Mulai dari sebanyak enam kali laporan inflasi dan pertumbuhan ekonomi, satu kali laporan angka pengangguran dan kemiskinan dari Badan Pusat Statistik (BPS). 

Untuk diketahui, laporan inflasi di Indonesia diumumkan setiap tanggal 1 tiap bulannya. Sedangkan pertumbuhan ekonomi diumumkan BPS setiap tanggal 5 setiap tiga bulanan atau kuartalan, angka kemiskinan terakhir diumumkan pada September 2024 jelang pelantikan Prabowo. 

Serta angka pengangguran per Februari 2025 yang baru saja diumumkan pada awal Mei dan utang luar negeri (ULN) yang sudah diumumkan sebanyak dua kali oleh Bank Indonesia (BI).

Lantas, bagaimana kondisi perekonomian pada era Prabowo, mulai dari utang luar negeri, inflasi, angka pengangguran, angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi? Berikut ini selengkapnya.

 
Telah dipublish!
Ekonomi
Mengintip Fakta-fakta Kondisi Ekonomi Indonesia Era Prabowo, dari Utang Luar Negeri hingga Angka Kemiskinan, Adakah Perbaikan?
R NURUL FITRIANA PUTRI - 15 May 2025 19:47

Deskripsi :

Artikel ini membahas kondisi perekonomian Indonesia di era Prabowo Subianto, termasuk utang luar negeri, inflasi, pengangguran, dan kemiskinan.

JawaPos.com - Masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tak lama lagi akan mencapai tujuh bulan, tepatnya pada 20 Mei 2025 mendatang. Prabowo resmi dilantik menjadi Presiden Indonesia pada 20 Oktober 2024. 

Selama tujuh bulan pemerintahan, Prabowo Subianto telah melalui beragam dinamika perekonomian dalam negeri. Mulai dari sebanyak enam kali laporan inflasi dan pertumbuhan ekonomi, satu kali laporan angka pengangguran dan kemiskinan dari Badan Pusat Statistik (BPS). 

Untuk diketahui, laporan inflasi di Indonesia diumumkan setiap tanggal 1 tiap bulannya. Sedangkan pertumbuhan ekonomi diumumkan BPS setiap tanggal 5 setiap tiga bulanan atau kuartalan, angka kemiskinan terakhir diumumkan pada September 2024 jelang pelantikan Prabowo. 

Serta angka pengangguran per Februari 2025 yang baru saja diumumkan pada awal Mei dan utang luar negeri (ULN) yang sudah diumumkan sebanyak dua kali oleh Bank Indonesia (BI).

Lantas, bagaimana kondisi perekonomian pada era Prabowo, mulai dari utang luar negeri, inflasi, angka pengangguran, angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi? Berikut ini selengkapnya. 

1. Utang Luar Negeri era Prabowo 

Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia pada kuartal I 2025 terjaga dengan posisi tercatat sebesar USD 430,4 miliar atau Rp 7.177 triliun (kurs Rp 16.536 per dolar AS). Secara tahunan, utang luar negeri ini tumbuh sebesar 6,4 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada kuartal IV 2024 sebesar 4,3 persen. 

BI menyebut, perkembangan posisi ULN per kuartal I 2025 bersumber dari sektor publik. Karena posisi ULN pemerintah sendiri pada kuartal I 2025  sebesar USD 206,9 miliar.

ULN pemerintah tersebut tumbuh sebesar 7,6 persen (yoy). Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan 3,3 persen (yoy) pada kuartal IV 2024.  

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore