
Chief Customer & Marketing Officer Prudential, Karin Zulkarnaen (tengah) dalam konferensi pers di Pullman Hotel, Jakarta, Rabu (10/5). (Foto: Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) dan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 13 persen pada tahun 2022. Pertumbuhan ini terdiri dari total pendapatan premi dan kontribusi dan total aset.
"Secara rinci total pendapatan premi dan kontribusi tercatat sebesar lebih dari Rp 22 triliun. Sementara total aset lebih dari Rp 67 triliun dan dipercaya mengelola dana investasi terbesar di industri yang tercermin dari total aset investasi lebih dari Rp61 triliun," kata Chief Customer & Marketing Officer Prudential, Karin Zulkarnaen dalam konferensi pers di Pullman Hotel, Jakarta, Rabu (10/5).
Ia juga menjelaskan, Prudential telah melakukan pembayaran klaim dan manfaat untuk Prudential Indonesia sebesar Rp 16,6 triliun atau sekitar Rp 45 miliar per hari.
Sementara pembayaran klaim untuk Prudential Syariah sebesar Rp 1,7 Triliun. Terdiri dari Rp 1 Triliun untuk Klaim Dana Tabarru’ dan Rp 0,7 Triliun untuk Klaim Manfaat Investasi.
"Atau sekitar Rp 4,6 miliar per hari dibayarkan berdasarkan prinsip tolong menolong antar peserta dari Prudential Syariah," jelasnya.
Lebih lanjut, pendapatan tersebut diraih lantaran didukung oleh tingkat kesehatan perusahaan yang salah satunya tercermin dari tingkat solvabilitas (Risk Based Capital/RBC) Prudential Indonesia sebesar 520 persen.
Lalu, tingkat solvabilitas Prudential Syariah dari Dana Tabarru mencapai 249 persen dan tingkat solvabilitas Prudential Syariah dari Dana Perusahaan mencapai 2.809 peesen. Selain itu, didukung oleh seluruh tingkat solvabilitas kedua perusahaan yang jauh di atas ketentuan regulator yaitu 120 persen.
Tak hanya itu, tenaga pemasar juga memiliki peran yang semakin penting sebagai ujung tombak perusahaan dalam melayani nasabah.
"Profesionalisme dan kualitas mereka, terus kami perkuat dengan berbagai pelatihan yang jumlahnya mencapai 30 jam per tahun untuk setiap tenaga pemasar. Dengan mempertahankan kualitas ini, Prudential Indonesia berhasil meraih urutan pertama dalam keanggotaan Million Dollar Round Table (MDRT) Indonesia dengan 980 tenaga pemasar profesional," lanjutnya.
Lebih dari itu, guna lebih mendorong pertumbuhan industri dan ekosistem syariah, Prudential Indonesia menjadi perusahaan joint venture pertama yang melakukan spin off unit usaha syariah menjadi entitas baru, yaitu PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) pada April 2022.
"Sejak spin off, Prudential Syariah dipercaya untuk mengelola kontribusi bruto lebih dari Rp 2,3 triliun dan pengelolaan total aset hingga Rp 6,7 triliun," tandasnya.
Sumber foto: Nurul Fitriana/JawaPos.com
Chief Customer & Marketing Officer Prudential, Karin Zulkarnaen (tengah) dalam konferensi pers di Pullman Hotel, Jakarta, Rabu (10/5).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
