
Perajin menyelesaikan pembuatan batik di sentra batik Depok Tradjumas, Depok, Jawa Barat, Jumat (26/2/2022). Produksi batik Depok kembali menggeliat setelah diberlakukannya pembelajaran tatap muka (PTM) Kota Depok karena banyak murid SD dan SMP menggunaka
JawaPos.com - Pandemi Covid-19 telah membawa dunia usaha, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pada situasi yang sulit. Hal itu perlu diantisipasi oleh para pelaku bisnis, khususnnya UMKM yang terimbah dampak Pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir. Untuk itu para pelaku UMKM perlu beradaptasi dan melakukan mitigasi resiko di tengah situasi ini.
Demikan disampaikan oleh Agus Herta Sumarto, dalam acara webinar dengan judul ’’Keberlangsungan Usaha dan Peningkatan Kinerja UMKM”. Acara itu digelar oleh Universitas Mercu Buana bekerja sama dengan Universitas Pelita Bangsa dalam rangka menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bentuk Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), dan dihadiri oleh 105 UMKM se-DKI Jakarta, pada Kamis 24 Februari 2022.
”Banyak sekali tantangan yang dihadapi pelaku UMKM selama pandemi Covid 19 sehingga harus dilakukan mitigasi risiko yang terjadi,” kata pengajar di Universitas Mercu Buana itu.
Andyan Pradipta Utama, pembicara lainnya dalam webinar, ini menggaris bawahi pentingnya memiliki value di tengah persaingan usaha dan kesadaran konsumen saat melakukan pembelian. ’’Memiliki value dalam bisnis merupakan kunci untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan khususnya saat ini dimana persaingan usaha semakin ketat dan konsumen semakin kritis dan selektif dalam membeli produk.”
Sementara Ali Hanafiah, menyarankan agar para pelaku UMKM memanfaatkan perkembangan teknologi digital dalam melakukan pemasaran produknya.‘’’Perkembangan digital marketing yang semakin cepat merupakan peluang bagi pelaku UMKM untuk dapat lebih maju dan berkembang.”
Selain ketiga pembicara di atas acara ini juga menghadirkan para pembicara lainnya, seperti; Shinta Rahmani , yang membawakan materi bertema “Pemasaran Menggunakan Facebook dan Instagram’, Luna Haningsih dengan tema “Penggunaan Aplikasi untuk Pengelolaan Keuangan UMKM” dan Tri Wahyono dengan materi “Pengembangan Kewirausahaan Keluarga Bagi Masyarakat di DKI Jakarta.”
Sedangakan pembicara dari Universitas Pelita Bangsa, Billy Josef Anis memaparkan pentingnya solusi modal yang efektif bagi wirausaha UMKM. ’’Sisi pendanaan, merupakan kesulitan yang dihadapi dari segi keuangan, seperti pengelolaan arus kas, pembayaran pinjaman, dan/atau kebutuhan permodalan lainnya,” kata Billy. (*)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
