
Pekerja menyelesaikan pembuatan tahu di pabrik tahu kawasan Duren Tiga, Jakarta, Rabu (16/2/2022). (Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pelaku usaha olahan kedelai memberikan sinyal bahwa aksi mogok produksi oleh industri-industri tahu dan tempe selama tiga hari terakhir sudah selesai.
”Nanti malam (tadi malam, Red) di pasar-pasar seperti Kramat Jati, Kebayoran Lama, dan Pasar Minggu sudah kembali normal,” ujar Ketua Pusat Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Puskopti) DKI Jakarta Sutaryo kemarin.
Sutaryo menyatakan, pengusaha sudah berkoordinasi dengan pemerintah. Dia mengamini bahwa stok memang aman sampai dua bulan ke depan. Karena itu, masyarakat tak perlu khawatir sekalipun akan memasuki momen Ramadan. ”Memang aksi kemarin bukan karena stok, melainkan karena fluktuasi harga kedelai yang bergerak sangat cepat,” tegasnya.
Menurut dia, aksi dilakukan sebagai bentuk komunikasi kepada konsumen bahwa harga kedelai dunia memang sedang naik dan berfluktuasi. ”Karena konsumen mengira pengusaha tahu dan tempe yang mainkan harga. Dikira (kenaikan harga) bikinan pengusaha sendiri. Dengan mogok itu terekspos bahwa kedelai itu memang lagi mahal dan harga tempe dan tahu juga harus mengalami penyesuaian,” papar Sutaryo.
Dia sekaligus mengonfirmasi bahwa tempe dan tahu yang sudah kembali normal di pasaran mengalami penyesuaian harga. ”Harga disesuaikan untuk kelayakan para perajin tahu dan tempe itu, supaya tidak gelisah seperti sebulan terakhir. Yaitu, kelayakannya harus naik 20 persen,” ujarnya.
Gambarannya, tempe yang biasa dibanderol Rp 5.000 per papan akan dijual Rp 6.000 per papan. Sementara, harga tahu dari Rp 600 per potong menjadi Rp 700 per potong.
Kebijakan berbeda diambil produsen tempe dan tahu di Surabaya. Tak ada kenaikan harga. Namun, ukuran tahu dan tempe akan diperkecil.
Pedagang tempe melayani pembeli di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Selasa (15/2/2022). Sejumlah pedagang tempe dan tahu di pasar Kebayoran Lama mengancam mogok produksi pada 21-23 Februari 2022 mendatang karena tingginya harga kedelai di pasaran. Harga ka
Pekerja menyelesaikan pembuatan tahu di pabrik tahu kawasan Duren Tiga, Jakarta, Rabu (16/2/2022). (Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Ketua Paguyuban Pengrajin Tempe dan Tahu Surabaya dan Sekitarnya Tarjuki mengungkapkan, para perajin urung menaikkan harga untuk menjaga pelanggan. ”Ada ketakutan mengecewakan pelanggan sehingga teman-teman memutuskan harganya tetap. Tapi, ukurannya akan lebih kecil,” paparnya kemarin.
Dia menyebutkan, jika biasanya tempe seharga Rp 3.000 berukuran 25 sentimeter, mungkin ukurannya akan berkurang menjadi 20 sentimeter. Ukuran itu bergantung kepada setiap perajin. ”Bisa jadi ukurannya tetap besar, tetapi ditambah kulit kedelai sehingga kualitasnya tidak sebagus yang hanya kedelai,” ungkapnya.
Paguyuban berencana mendiskusikan wacana kenaikan harga ini pada Sabtu (26/2). Mereka akan melihat respons konsumen dulu setelah tempe dan tahu kembali ke pasaran. ”Mungkin ada yang minta lebih baik harganya dinaikkan, tapi kualitas tetap. Nanti dibicarakan (paguyuban) lebih lanjut,” tutur Tarjuki.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
