
Ilustrasi: jaringan telekomunikasi. (OpenSignal)
JawaPos.com - Pemerintah menghadapi sebuah tantangan untuk menciptakan banyak lapangan kerja di tengah pandemi dan era disrupsi. Peluang itu terdapat di bidang telekomunikasi.
Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Nasional Telekomunikasi (Apnatel) Triana Mulyatsa mengatakan, pemerintah tengah menyiapkan regulasi untuk mewajibkan perusahaan layanan Over-The-Top (OTT) asing bekerja sama dengan perusahaan telekomunikasi nasional. Ide regulasi itu tersebut dianggap memberikan efek positif. Selain mendatangkan investasi, juga bisa menciptakan lapangan kerja baru.
“Kami (Apnatel, red) sangat mendukung langkah Pemerintah dalam mengatur penyelenggaraan OTT khususnya OTT global yang menyediakan layanan sama seperti operator telekomunikasi," ujar Triana kepada wartawan, Rabu (3/2).
Wacana itu terkemuka dalam pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) dari UU Cipta Kerja untuk klaster Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran (Postelsiar).
Menurut Triana, selama ini tidak ada aturan yang mengatur mengenai keberadaan OTT global di Indonesia. Aturan yang mengatur mengenai OTT global hanya pada kewajiban mereka membayar PPN saja.
Kehadiran layanan OTT telekomunikasi global selama ini tidak memberikan investasi besar terhadap ekonomi nasional. Investasi mereka tidak begitu signifikan dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Hal itu berdampak pada penyerapan tenaga kerja di sektor telekomunikasi yang sangat rendah.
"Kewajiban OTT untuk bekerja sama dengan penyelenggara jaringan nasional menyangkut hajat hidup orang banyak dan kedaulatan negara," ujarnya.
Baca juga: Switch & Match Bebaskan Pengguna Tentukan Layanannya Sendiri
Dia berharap dengan diwajibkan OTT global bekerja sama dengan penyedia jaringan telekomunikasi dapat meningkatkan investasi dan penetrasi jaringan telekomunikasi di Indonesia. Tentunya nanti bisa mendongkrak jumlah pekerja di kontraktor telekomunikasi yang selama ini lebih pada ke padat karya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/64XChXZhbns

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
