
Menteri Keuangan Sri Mulyani - (Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali menjelaskan alasan pemerintah membentuk Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau sovereign wealth fund (SWF) yang bernama Indonesia Investment Authority (INA). Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, tujuan dari lembaga tersebut untuk mendukung pembangunan di Indonesia.
Pasalnya, dana APBN maupun kontribusi BUMN tak cukup untuk membiayai keseluruhan kebutuhan anggaran. "Kalau kita menggunakan 2 instrumen itu (APBN dan BUMN) secara besar, pasti nanti akan muncul masalah sustainability," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (1/2).
Selain itu, lanjutnya, kehadiran LPI juga dapat memberi kepastian terhadap modal pembangunan yang dibutuhkan Indonesia. Pemerintah ingin momentum pembangunan itu dapat terjaga.
"Makanya, di dalam rangka Indonesia tetap tumbuh tinggi, kalau dulu mungkin ketika boom harga minyak atau komoditas terjadi, kita baru punya momentum lebih bagus lagi,” tuturnya.
Ani, sapaan Sri Mulyani menuturkan, dengan kehadiran lembaga ini, maka investor punya banyak pilihan untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Sebab, saat ini investor baik domestik maupun asing lebih aman membeli surat utang pemerintah atau surat utang perusahaan, atau menyimpan dananya di bank dalam bentuk DPK.
"Maka kita harus membuat supaya orang harus melihat supaya ada choice atau pilihan untuk tidak hanya dalam bentuk surat utang tadi," jelasnya.
Ani menekankan, kehadiran LPI tidak mengurangi pilihan instrumen investasi lainnya bagi investor. Namun, justru melengkapi yang sudah ada, sehingga dapat memperbaiki iklim investasi di Indonesia.
"Jadi itu complementary, bukan saling menghilangkan, tapi saling menguatkan," pungkasnya.
https://www.youtube.com/watch?v=38U-XfSCI4U

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
