
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga (paling kiri) menyebut Pemerintah berharap pembayaran klaim Asuransi Jiwasraya Mulai dapat dilakukan Maret 2019. (Romys BInekasri/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemerintah lewat Kementerian BUMN berkomitmen fokus dalam pengembalian dana nasabah Asuransi PT Jiwasraya (Persero) secepatnya. Hal itu ditegaskan Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga terkait dengan kasus gagal bayar klaim yang menimpa nasabah Asuransi Jiwasraya.
“Kami berharap dengan kerja keras dalam 2 bulan ke depan, ya mudah-mudahan awal Maret sudah bisa dikerjakan. Memang tidak bisa semua,” ujarnya di Upnormal Jakarta, Minggu (19/1).
Menurutnya, pemerintah selama ini telah bergerak cepat dalam melakukan solusi dalam pengembalian dana nasabah. Pertama, pemerintah akan membentuk holding asuransi yang tujuannya mendapatkan dana. Namun, dalam sebelumya perlu merubah Jamkrindo dari Perum menjadi PT.
“Kan ini ada proses, biar temen temen tau kami kerja keras gila-gilaan karena ada asuransi seperti Jamkrindo bentuknya perum, gak bisa langsung masuk holding karena holding harus PT, sekarang kami masih mengerjakan peraturan pemerintah untuk mengubah Jamkrindo dari Perum jadi PT. Ini dikerjain cepet nih, dari PP cepetnya bukan main,” tututnya.
Arya berharap, pada kuartal pertama tahun ini dana dapat terkumpul. Tahap kedua, pemerintah telah membentuk anak perusahaan dari Asuransi Jiwasraya, yaitu Jiwasraya Putera. Melalui mekanisme tersebut, investasi dari lokal maupun luar negeri akan masuk.
“Apakah lokal atau luar negeri kami lagi bidik, gak lama ini kuartal pertama ini juga masuk uang. ini jg triliunan, langsung itu bisa berjalan,” imbuhnya.
Disamping pelunasan dana nasabah, pemerintah juga mengusut kasus korupsi di tubuh Jiwasraya sendiri melalui lembaga hukum. “Jadi, ini kita kerjakan, temen-Temen Kejaksaan langsung bikin proses, berapa tersangka itu,” katanya.
Arya menambahkan, dalam penyelesaian kasus Jiwasraya, pemerintah bukan hanya berfokus pada penyehatan perusahaan melalui kebijakan namun juga kewajiban.
“Pak Erick Thohir mengatakan mudah-mudahan kalau semua urusan surat-surat, kertas, regulasi, dan sebagainya beres, bulan 2 udah bisa dibagi uang bertahap, uang loh artinya solusi ini bukan soal kebijakan, sudah uang mulai dikasih kepada nasabah,” tutupnya.

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
