Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 September 2018 | 00.20 WIB

Soal Impor Raw Material Textile, Sri Mulyani Kritisi Kemendag

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - Image

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

JawaPos.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengapresiasi masyarakat Indonesia yang mulai mencintai produk fesyen lokal. Sayangnya, bahan produk yang dihasilkan tersebut tidak berasal dari dalam negeri.


"Indonesia sekarang suka pakai baju dari Garut, tapi kita impor row material banyak sekali," ujarnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (24/9).


Menurut dia, dengan potensi bisnis fesyen yang cukup menggiurkan di Tanah Air, sudah seharusnya para pengusaha bisa mendorong bahan baku dari dalam negeri. "Kenapa mereka tidak bisa menembus row materialnya," tuturnya.


Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu bahkan menyindir soal pemanfaatan impor raw material tekstil hanya digunakan dalam negeri saja. Seharusnya, hasil impor tekstil tersebut juga bisa digunakan untuk di ekspor kembali.


Izin impor bahan baku tekstil diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 64 Tahun 2017. Di beleid ini, pedagang pemegang izin impordibolehkan mengimpor kain, benang, dan serat.


"Kalaupun kita harus impor row materialnya, harusnya kita ekspor. Jangan dikonsumsi aja dalam negeri. Supaya seimbang. Hal-hal ini ini perlu dibantu," tuturnya.


"Kita akan identifikasi kenapa agro nggak tumbuh, tekstil masih middle industrial. Segala macam tadi," tandasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore