
Ilustrasi gudang beras
JawaPos.com -Keputusan Kementerian Perdagangan melakukan impor beras terus menuai pro dan kontrak. Keputusan impor semakin tidak kredibel saat Ombudsman mencium adanya gejala maladiministrasi dari keputusan impor beras.
Terkait dugaan Ombudsman ini, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Bowo Sidik Pangarso meminta agar itu bisa dibuktikan ke depannya.
"Ombudsman punya wewenang dan Menteri Perdagangan (Mendag) sudah menjawab tidak akan terjadi maladministrasi. Saya pikir biarkan mekanisme itu berjalan dan dibuktikan," katanya di Komisi VI DPR RI, Jakarta, Senin (22/01).
Menurutnya, pelaksana impor yang sebelumnya dilakukan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), kini telah kembali ke Bulog.
"Kan sudah dibatalkan. Ketika Komisi VI pertanyakan, itu sudah dibatalkan. Jadi sekarang ketika bicara importir, itu Bulog dan kita harap bulog transparan. Yang jelas, impor ini bisa menurunkan harga, " lanjutnya.
Bowo menjelaskan dari impor beras ini, Komisi VI akan membentuk tim untuk mengawas impor beras yang dilakukan ini. Tim ini nantinya akan memonitoring berapa harga beras yg dibeli dari Vietnam dan Thailand.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, Bulog diharapkan dapat menyerap gabah petani saat musim panen. Mengenai kendala petani yang tidak memiliki mesin penggilingan dan dryer, Bowo mengatakan hal ini akan dikoordinasikan dengan para petani.
"Kebutuhan beras tidak bisa ditunda. Musim panen saat Maret nanti tapi musim hujan, maka petani tidak bisa melakukan pengeringan gabahnya. Yang jelas, pemerintah memang menyadari bahwa petani yang tidak memiliki mesin penggilingan dan pengeringan itu memang menjadi kendala kita. Namun, salah satu konsep kita adalah bagaimana kita bisa bekerja sama dengan petani saat panen raya nanti," tutupnya.

7 Kebiasaan Malam Orang yang Tidak akan Pernah Berhasil dalam Hidup Menurut Psikologi
7 Kuliner Cwie Mie Terenak di Malang, Kuliner Ikonik dengan Cita Rasa Otentik
Jadwal Piala AFF U-17 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad Garuda Muda
Bupati Gresik Gus Yani Buka Suara soal Kasus SK ASN Palsu, Korban Rugi hingga Rp 150 Juta
Kasus Penipuan ASN di Gresik Menghadirkan Fakta Baru, Pegawai DPMD Mengaku Jadi Korban
Kronologi Kasus Pelecehan Seksual FH UI, 16 Mahasiswa Terduga Pelaku Disidang Terbuka
Tak Perlu ke Jogja, 12 Tempat Kuliner Gudeg Ini Ada di Malang yang Juga Istimewa dan Rasanya Juara
Momen Terduga Pelaku Pelecehan di FH UI yang juga Anak Polisi Dikonfrontasi Mahasiswa
12 Pilihan Restoran Terenak di Malang untuk Keluarga dengan Suasana Adem dan Punya Spot Instagramable
11 Tempat Kuliner Gudeg di Surabaya Paling Enak Soal Rasa Bikin Nostalgia dengan Jogja
