
ilustrasi kilang. Barito Pacific, perusahaan energi untuk pertama kalinya bagi dividen ke pemegang saham
JawaPos.com - Anak perusahaan PT Barito Pacific Tbk yaitu, Star Energy Geothermal Salak, Ltd dan Star Energy Geothermal Darajat II Ltd, menerbitkan green bond senilai USD 1,11 miliar. Obligasi yang diterbitkan terdiri dari 2 seri, yaitu obligasi senilai USD 320 juta dan USD 790 juta.
Adapun obligasi senilai USD 320 juta berkupon sebesar 3,25 persen berjangka waktu 8,5 tahun yang akan jatuh tempo pada bulan April 2029. Sedangkan obligasi senilai USD 790 juta dengan kupon sebesar 4,85 persen berjangka waktu 18 tahun yang akan jatuh tempo pada bulan Oktober 2038. Obligasi tersebut terdaftar di Singapore Exchange Securities Trading Limited.
Wakil Presiden Direktur Barito Pacific Rudy Suparman mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, Star Energy berhasil menerbitkan green bond dengan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 3,5 kali. Green bond Star Energy ini mendapat peringkat Baa3 dari Moody's dan BBB- dari Fitch, dengan outlook stabil.
"Dana yang diperoleh dari hasil emisi obligasi ini akan digunakan terutama untuk pembayaran kembali (repayment) pinjaman yang ada, biaya yang terkait dengan repayment tersebut, pendanaan DSRA dan MMRA dan kebutuhan perusahaan lainnnya yang berkaitan dengan operasi panas bumi Salak dan Darajat," ujarnya dalam keterangannya, Kamis (15/10).
Menurutnya, pihaknya terus mengembangkan bisnis di sektor energi yang berkelanjutan. Sebab, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki cadangan energi panas bumi terbesar.
"Keberhasilan penerbitan green bond ini menunjukkan besarnya minat investor terhadap ESG/investasi hijau, serta tingginya kepercayaan investor pada upaya Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau," ucapnya.
Ia menyebut, green bond ini semakin memperkuat fondasi keuangan Star Energy dan kemampuan perusahaan untuk ekspansi di masa mendatang pada sektor ini. Selain itu, hal ini juga membuka kemampuan Star Energy untuk memberikan dividen yang lebih stabil kepada pemegang sahamnya.
"Barito Pacific akan terus mendorong investasi dalam teknologi yang membantu mengurangi emisi karbon, meningkatkan energi berkelanjutan, dan mempromosikan circular economy di Indonesia," tuturnya.
https://www.youtube.com/watch?v=-IPtBSsP3mQ&ab_channel=jawapostvofficial

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
