
Ilustrasi para pencari kerja tengah mengajukan lamaran kerja
JawaPos.com - Modus penipuan lowongan kerja terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Kali ini menimpa salah satu unit operasi PT Patra Jasa di Surabaya, Jawa Timur. Lima orang diduga melakukan penipuan dengan cara meminta uang kepada sejumlah calon pekerja dengan janji bahwa Pekerja tersebut dapat menjadi karyawan.
VP Human Resources & General Affairs PT Patra Jasa Joko Mediantoro mengatakan, lowongan pekerjaan di bisnis Patra Facility Management Services (FMS) biasanya menjadi incaran para pencari kerja. Sehingga berpotensi disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dengan melakukan penipuan terhadap calon pekerja.
Saat ini, perusahaan telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwenang dan menindaklanjuti melalui jalur hukum. Ia meminta, kepada seluruh Masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi mengenai lowongan pekerjaan yang mengatasnamakan PT Patra Jasa.
Perusahaan pelat merah yang bergerak dibidang Property & Development, Hospitality dan Multi Services, PT Patra Jasa (Persero) pun mengimbau agar masyarakat waspada terhadap penipuan lowongan kerja yang mengatasnamakan perseroan. “Dalam melakukan proses recruitment, PT Patra Jasa tidak pernah memungut biaya apapun terhadap calon Pekerja”, ujarnya dalam keterangannya, Kamis (15/4).
Seperti diketahui, perusahaan yang bergerak dalam bidang Salah satu bisnis Multi Services Perusahaan adalah Patra Facility Management Services (FMS), dimana Perusahaan menyediakan jasa pengoperasian, pemeliharaan dan kebersihan gedung, termasuk pengelolaan sumber daya manusia yang terlibat dalam berbagai layanan tersebut di 30 Provinsi di Indonesia.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/nGisoUtjssE

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
