Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Agustus 2020 | 20.17 WIB

Gapmmi Optimistis Kinerja Industri Makanan-Minuman Membaik Kuartal-III

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Geliat sektor ritel bulan lalu mengerek kinerja industri makanan dan minuman (mamin). Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) meramalkan sektor mamin akan tumbuh lebih baik pada kuartal ketiga 2020. Apalagi jika ritel mampu menjaga indikator positifnya.

Ketua Umum Gapmmi Adhi S. Lukman mengatakan bahwa indikator purchasing manager index (PMI) manufaktur Indonesia naik ke level 39,1 pada Juni atau naik 10,5 poin ketimbang Mei 2020 yang tercatat 28,6. Itu menjadi sinyal positif tentang adanya kenaikan produktivitas sejumlah sektor industri.

"Kami belum melakukan survei terbaru. Tetapi, industri makin ada perbaikan. Pada kuartal III perkiraan industri mamin tumbuh 0 sampai 1 persen," ujarnya Selasa (11/8).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kontribusi industri pengolahan ke PDB mencapai 19,87 persen pada kuartal II 2020. Gapmmi yakin mamin bisa menjadi lokomotif pertumbuhan PDB pada kuartal III nanti. ”Saya prediksi positif nanti,” katanya.

Sebelumnya, Gapmmi menjelaskan bahwa target industri tahun ini tumbuh hingga 9 persen. Namun, target tersebut direvisi saat pandemi melanda. Kini target pertumbuhannya menjadi maksimal 4 persen pada akhir tahun ini.

"Support dari pemerintah harus benar-benar segera diimplementasikan. Ini bisa berhasil untuk tidak terjadi resesi," ungkapnya.

Sementara itu, Kementerian Perindustrian menegaskan bahwa industri mamin merupakan salah satu sektor manufaktur yang masih tumbuh positif pada kuartal II meski terdampak pandemi. "Pertumbuhan positif sektor industri mamin ini merupakan momen yang harus terus dijaga dan ditingkatkan," ujar Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Abdul Rochim.

Dia menuturkan bahwa komoditas unggulan yang memacu kinerja industri mamin adalah produk olahan ikan, mi, dan kopi. "Selain itu, pertumbuhan sektor industri ini juga didukung peningkatan nilai ekspor minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan minyak inti kelapa sawit (PKO)," ucapnya.

PERTUMBUHAN INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN

Tahun | Pertumbuhan

2017 | 9,23%

2018 | 7,91%

2019 | 8%

2020* | 3–4%

*Target (sudah direvisi karena pandemi)

Sumber: Kemenperin

https://www.youtube.com/watch?v=jOdMR0iVr_U

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore