
Photo
JawaPos.com - Geliat sektor ritel bulan lalu mengerek kinerja industri makanan dan minuman (mamin). Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) meramalkan sektor mamin akan tumbuh lebih baik pada kuartal ketiga 2020. Apalagi jika ritel mampu menjaga indikator positifnya.
Ketua Umum Gapmmi Adhi S. Lukman mengatakan bahwa indikator purchasing manager index (PMI) manufaktur Indonesia naik ke level 39,1 pada Juni atau naik 10,5 poin ketimbang Mei 2020 yang tercatat 28,6. Itu menjadi sinyal positif tentang adanya kenaikan produktivitas sejumlah sektor industri.
"Kami belum melakukan survei terbaru. Tetapi, industri makin ada perbaikan. Pada kuartal III perkiraan industri mamin tumbuh 0 sampai 1 persen," ujarnya Selasa (11/8).
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kontribusi industri pengolahan ke PDB mencapai 19,87 persen pada kuartal II 2020. Gapmmi yakin mamin bisa menjadi lokomotif pertumbuhan PDB pada kuartal III nanti. ”Saya prediksi positif nanti,” katanya.
Sebelumnya, Gapmmi menjelaskan bahwa target industri tahun ini tumbuh hingga 9 persen. Namun, target tersebut direvisi saat pandemi melanda. Kini target pertumbuhannya menjadi maksimal 4 persen pada akhir tahun ini.
"Support dari pemerintah harus benar-benar segera diimplementasikan. Ini bisa berhasil untuk tidak terjadi resesi," ungkapnya.
Sementara itu, Kementerian Perindustrian menegaskan bahwa industri mamin merupakan salah satu sektor manufaktur yang masih tumbuh positif pada kuartal II meski terdampak pandemi. "Pertumbuhan positif sektor industri mamin ini merupakan momen yang harus terus dijaga dan ditingkatkan," ujar Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Abdul Rochim.
Dia menuturkan bahwa komoditas unggulan yang memacu kinerja industri mamin adalah produk olahan ikan, mi, dan kopi. "Selain itu, pertumbuhan sektor industri ini juga didukung peningkatan nilai ekspor minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan minyak inti kelapa sawit (PKO)," ucapnya.
PERTUMBUHAN INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN
Tahun | Pertumbuhan
2017 | 9,23%
2018 | 7,91%
2019 | 8%
2020* | 3–4%
*Target (sudah direvisi karena pandemi)
Sumber: Kemenperin
https://www.youtube.com/watch?v=jOdMR0iVr_U

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
