Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 Oktober 2020 | 19.50 WIB

Donald Trump Positif Covid-19, Emas Berkilau Dalam 8 Pekan Terakhir

Antam genjot produksi emasnya di 2019 - Image

Antam genjot produksi emasnya di 2019

JawaPos.com - Kenaikan harga emas dunia dibatasi oleh dolar Amerika Serikat (AS). Namun, tren kenaikan logam mulia kuning tersebut mencatat kenaikan mingguan terbesar dalam 8 pekan terakhir. Kabar yang menyatakan Presiden AS Donald Trump positif Covid-19 merusak sentimen risiko.

Mengutip laman Reuter, emas spot turun 0,2 persen menjadi USD 1.900.40 per ounce. Sementara harga emas berjangka AS turun 0,5 persen pada posisi USD 1,907.60.

Emas telah naik ke level tertinggi lebih dari satu minggu setelah Trump mengatakan dalam sebuah tweet bahwa dia dan istrinya Melania dinyatakan positif terkena virus Covid-19, menghantam Wall Street. Namun Gedung Putih meyakinkan orang Amerika bahwa Presiden tidak lumpuh.

Selain itu, investor juga mencatat laporan ketenagakerjaan bulanan terakhir sebelum pemilihan presiden 3 November, yang menunjukkan pertumbuhan pekerjaan AS melambat lebih dari yang diharapkan pada bulan September.

Dolar juga diuntungkan dari arus masuk investasi beresiko rendah, membatasi kenaikan emas. Fokus juga tertuju pada kesepakatan bantuan virus korona AS yang sulit dipahami.

Adapun logam mulia lainnya seperti perak turun 0,6 persen menjadi USD 23,73 per ounce, platinum turun 2 persen menjadi USD 878,47 dan paladium turun 0,1 persen menjadi USD 2,313,68.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore