Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 April 2021 | 04.23 WIB

Mudik Dilarang Buka Peluang Bisnis, Sandiaga Uno Beberkan 3 Strategi

Menparekraf Sandiaga Uno berjalan kaki bersama stafnya dari Kantornya menuju Kementerian Perhubungan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (4/1/20). Walaupun jarak kantor kurang lebih 2 KM Sandiaga memilih berjalan kaki sambil berolahraga dibanding - Image

Menparekraf Sandiaga Uno berjalan kaki bersama stafnya dari Kantornya menuju Kementerian Perhubungan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (4/1/20). Walaupun jarak kantor kurang lebih 2 KM Sandiaga memilih berjalan kaki sambil berolahraga dibanding

JawaPos.com - Mudik Lebaran 2021 resmi dilarang pemerintah karena alasan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Sehingga, Masyarakat pun diimbau untuk tetap berada di wilayahnya masing-masing saat libur lebaran.

Melihat hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, ada peluang yang bisa diambil oleh para pelaku usaha ekonomi kreatif dengan adanya larangan mudik. Sandi ingin pelaku ekonomi kreatif bisa memanfaatkannya dengan menjual produk-produk kepada masyarakat sebagai pengganti fisik karena tak bisa hadir di momen lebaran 2021.

“Mereka harus bisa untuk menangkap peluang, Karena seperti yang tadi disampaikan banyak sekali peluang yang muncul karena ditiadakannya mudik yaitu peluang wisata berbasis lokal,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (2/4).

Baca Juga: Ditanya Soal Pencapresan 2024, Sandiaga: Saya Jeda Politik Dulu

Sandiaga Uno memaparkan peluang tersebut harus dimanfaatkan dengan cara promosi produk ekonomi kreatif lebih gencar lagi. Pihaknya, lanjut Sandi, siap untuk membantu para pelaku usaha ekonomi kreatif.

“Untuk produk-produk ekonomi kreatif bisa menggantikan kehadiran fisik, kita di kampung halaman dengan mengirimkan produk-produk ekonomi kreatif kepada sanak saudara, handai taulan di kampung halaman,” tuturnya.

Sandi membeberkan, ada tiga strategi yang selalu diutamakan, yaitu inovasi, adaptasi dan kolaborasi, yang diharapkan dapat diimplementasikan oleh para pelaku usaha ekonomi kreatif. Sandi mendorong produk-produk unggulan lebih ditonjolkan.

“Inovasi penting bahwa produk-produk wisata ini harus bisa bertransformasi karena sekarang lebih produk-produk wisata lokal yang diminati,” imbuhnya.

Selain itu, Sandi juga menyiapkan sebuah platform aplikasi pengiriman yang mudah murah untuk para pelaku usaha ekonomi kreatif. Hal ini sebagai bentuk Kemenparekraf dalam membantu para pelaku usaha ekonomi kreatif agar tetap bisa bertahan meski adanya kebijakan larangan mudik lebaran 2021.

“Produk-produk ekonomi kreatif yang bisa ditawarkan untuk mengganti kunjungan fisik bagi para masyarakat yang tidak bisa meninggalkan perkotaan untuk menuju ke kampung halamannya dengan perhatiannya melalui mengirimkan produk-produk kreatif dan kami menghadirkan suatu platform yang memberikan kemudahan dari segi promosi dan kemudahan ongkos kirim. Akan kami fasilitasi dan kami siapkan pelatihan pendampingannya,” tutupnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=h4dfUX29MQ0

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore