
Ilustrasi Berita Hoax
JawaPos.com - Kasubnit V Subdit III Direktorat Siber Polri,AKP (Pol) Bayu Hernanto, mengungkapkan maraknya Hoax di sektor pangan. Beras imitasi hingga telor palsu.
“Beredar viralnya Isu Hoax terkait telur palsu, ternyata membawa dampak besar. Omzet telur di pasaran, baik dari sisi peternak maupun pedagang menurun hingga 40 persen,” kata Bayu.
Bayu menyebutkan ada Undang-Undang yang bisa menjerat pelaku Hoax, yakni Perundang-undangan No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Sebagai langkah antisipasi menghadapi Hoax di sosial media, pengguna internet hendaknya mengenali beberapa ciri hoax. Di antaranya yaitu menciptakan kecemasan, kebencian, permusuhan (fear arousing), sumber tidak jelas, dan tidak ada yang bisa dimintai tanggung jawab atau klarifikasi. Ciri khas lainnya yaitu, (whispered propaganda) pesan sepihak, menyerang, dan tidak netral atau berat sebelah (one-sided).
Hoax juga kerap mencatut nama tokoh berpengaruh atau menggunakan nama mirip media terkenal. (transfer device), memanfaatkan fanatisme atas nama ideologi, agama, suara rakyat. (plain folks) Judul dan pengantarnya profokatif dan tidak cocok dengan isinya, memberi penjulukan. (name calling), meminta supaya di-share atau diviralkan. Serta (band wagon) Menggunakan argumen dan data yang sangat teknis supaya Nampak ilmiah dan dipercaya (card stacking)
Bayu juga mengatakan, artikel yang ditulis biasanya menyembunyikan fakta dan data serta memelintir pernyataan narasumbernya. Berita ini biasanya ditulis oleh media abal-abal. Media yang tidak jelas alamat dan susunan redaksi. Kemudian memanipulasi foto dan keterangannya. Foto-foto yang digunakan biasanya sudah lama dan berasal dari kejadian di tempat lain dan keterangannya juga dimanipulasi.
“Pelaku juga dapat mengubah latar dan foto sebuah peristiwa dengan mengandalkan kecanggihan piranti pengolah gambar dan keterampilannya,” tandasnya.
Di antara bentuk-bentuk Hoax (Pesan yang Menipu) antara lain, bisa berupa berita dusta dari sebuah situs, berupa pesan berantai yang menyesatkan, foto hasil rekayasa atau editan, Foto lama diberi keterangan seakan baru, untuk benarkan isu aktual, foto dari luar negeri tapi seakan di Indonesia, meme yang menyesatkan, dan link berita benar dari media berkredibilitas, tapi diberi pengantar yang menipu, menyesatkan, berbeda dengan isinya kalau di klik.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
