Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 November 2025 | 16.27 WIB

Program DEB Pertamina Sentuh Desa Sumberoto Malang, Operasional PLTS Beri Harapan Bagi Warga Hidup Lebih Sejahtera

Desa Sumberoto di Kabupaten Malang yang awalnya sunyi kini menjelma menjadi desa wisata modern berkat hadirnya Program Desa Energi Berdikari (DEB) Pertamina. (Istimewa). - Image

Desa Sumberoto di Kabupaten Malang yang awalnya sunyi kini menjelma menjadi desa wisata modern berkat hadirnya Program Desa Energi Berdikari (DEB) Pertamina. (Istimewa).

JawaPos.com - Di tepian Laut Selatan Jawa, sinar matahari kini bukan hanya penghangat pasir dan ombak Pantai Modangan, tetapi juga menjadi sumber perubahan besar bagi masyarakat Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Desa pesisir yang dulu identik dengan gelapnya malam dan keterbatasan aktivitas itu kini menjelma menjadi desa wisata modern berkat hadirnya Program Desa Energi Berdikari (DEB) Pertamina.

Sebelum energi terbarukan masuk, kehidupan di pesisir berjalan serba pas-pasan. Malam hari selalu sunyi, hanya diterangi lampu seadanya dari genset yang menyala terbatas. Biayanya besar, dayanya kecil, dan aktivitas ekonomi pun mandek.

“Dulu kalau sudah malam, pantai gelap gulita. Kami hanya mengandalkan genset. Tapi karena biayanya tinggi, jadi menyalanya terbatas,” kenang Slamet, pengelola Kelompok Wisata Sumberoto.

Bagi warga, gelap bukan hanya soal penerangan—tetapi juga hambatan untuk berdagang, mengolah hasil laut, hingga menjaga kelestarian penyu yang sering bertelur di pesisir.

Perubahan datang ketika PLTS berkapasitas 6,6 kWp dengan baterai 20 kWh resmi terpasang di desa ini. Sejak itu, kehidupan pesisir seperti mendapatkan denyut baru. Mesin pendingin hasil laut, pengolahan rumput laut, freezer ikan, hingga lampu-lampu di sepanjang area wisata kini bergantung pada energi matahari.

“Sekarang pantai kami menyala hingga malam hari. Wisatawan bisa datang sampai malam. Kami bisa jual hasil laut segar, olahan ikan, bahkan buka warung hingga larut malam. Semua berkat adanya listrik dari tenaga surya,” ujar Slamet penuh antusias.

Dengan biaya listrik yang dapat ditekan hingga Rp13,9 juta per tahun, serta pengurangan emisi karbon sebesar 9,06 ton CO₂eq per tahun—setara penanaman 2.265 pohon—Sumberoto tak hanya lebih efisien, tetapi juga lebih hijau.

Ekonomi Maju, Konservasi Bergerak
Energi bersih membuka pintu bagi peluang-peluang baru. Masyarakat kembali menghidupkan ekowisata konservasi penyu, mengembangkan kuliner pesisir, hingga membuat kerajinan tangan berbahan alam laut. Potensi tambahan pendapatan diperkirakan mencapai Rp25–30 juta per tahun, sebuah angka yang signifikan bagi ekonomi keluarga-keluarga nelayan.

Energi surya juga memperbaiki kualitas jaringan internet. Dengan listrik yang stabil, promosi wisata melalui media sosial kini berjalan lancar. Desa Sumberoto perlahan menjadi destinasi edukasi energi dan konservasi alam yang menarik bagi wisatawan muda maupun pemerhati lingkungan.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menegaskan bahwa program DEB bukan sekadar penyediaan listrik alternatif, tetapi bagian dari gerakan besar pembangunan masyarakat.

“Energi hijau bukan hanya soal efisiensi, tapi tentang membangun sebuah peradaban baru. Di mana masyarakat di wilayah pesisir bisa mandiri, sejahtera dan tetap menjaga alam laut. Desa Wisata Sumberoto menjadi salah satu dari 252 DEB yang dikolaborasikan Pertamina bersama kelompok masyarakat di seluruh Indonesia. 70 persennya berada di luar pulau Jawa, sehingga mendukung pemerataan pembangunan,” ujar Baron.

Kini, sekitar 1.500 warga merasakan langsung dan tidak langsung manfaat Program Desa Energi Berdikari di Sumberoto. Dari pantai yang dulunya gelap, lahirlah sebuah kampung wisata energi terbarukan yang memberi harapan baru bagi generasi muda pesisir.

Cahaya matahari yang mengalir ke panel-panel surya itu tak lagi sekadar terang, melainkan simbol kemandirian, peluang, dan masa depan yang lebih hijau. Sumberoto membuktikan bahwa energi terbarukan bukan hanya menyalakan lampu—tetapi juga menyalakan kehidupan.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore