Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Oktober 2025 | 06.43 WIB

Warga Lapor ASN Berseragam Bea Cukai Nongkrong di Starbucks, Purbaya: Kalau Begin lagi, Gua akan Pecat!

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

 

JawaPos.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali menyoroti perilaku anak buahnya usai menerima laporan masyarakat lewat kanal WhatsApp aduan "Lapor Pak Purbaya". Dalam laporan itu, disebutkan ada oknum pegawai Bea dan Cukai yang kerap nongkrong di gerai kopi Starbucks dengan mengenakan seragam dinas. 

"Selamat pagi, saya mau melaporkan setiap hari saya melihat petugas Bea Cukai nongkrong di Starbucks lengkap dengan laptop dan mereka meeting dengan banyak orang lain sesama petugas Bea Cukai," ujar Purbaya membacakan laporan yang masuk, Jumat (17/10). 

Dalam aduan itu juga disebutkan para pegawai tersebut sering membicarakan soal bisnis aset hingga jual beli kendaraan. Adapun pengirim pesan mengaku risih dan minta agar para oknum tersebut diawasi. 

"Dan sepertinya aparat lain berbaju preman. Bebas seharian orang-orang ini di Starbucks setiap hari yang dibicarakan selalu tentang bisnis aset gimana, mengamankan aset, baru dapat kiriman mobil, gimana jualnya. Mohon diawasi dan ditindak," ujar Purbaya. 

"Saya wiraswasta risih lihat bergerombol. Ngobrol keras-keras seharian setiap hari dengan baju dinas bea cukai," lanjutnya membacakan isi laporan warga. 

Purbaya langsung menanggapi tegas laporan itu. Ia memastikan segera menindak oknum tersebut terlebih pelapor sudah menyantumkan secara jelas di mana lokasi Starbuck tersebut berada. 

"Ini akan kita tindak ya. Ini lengkap tempatnya nih. Pasti bisa akan kita kejar. Coba, coba jelasin dulu nih mantan Dirjen Bea Cukai kenapa anak buah lo bisa begitu?" ujar Purbaya kepada Sekjennya yang merupakan mantan Bos Bea Cukai. 

Lantas Mantan Bos Bea Cukai memastikan akan segera mengirim aduan ini untuk segera dicek oleh pihak terkait. Namun pernyataan itu justru dijawab oleh Purbaya dengan meminta agar Bos Bea Cukai menasihat pegawainya untuk tidak nongkrong di Starbucks. 

"Makanta kalau nongkrong jangan di Starbucks. Di warung pinggir jalan aja, paling enggak orang-orang itu enggak curiga. Nggak deng sama aja, di mana pun akan dikejar ya," tegas Purbaya sembari berkelakar. 

Lebih lanjut Purbaya menyayangkan bahwa para aparatur negara masih banyak yang bertindak seenaknya dan mengira main-main, meskipun dirinya sudah menggembor-gemborkan akan menindak tegas siapapun pegawai nakal. 

"Saya baru tahu, walaupun kita sudah menggebrak-gebrak, di bawah masih seperti ini. Artinya mereka tidak peduli, dianggapnya saya main-main," katanya. 

Ia pun memperingatkan keras agar perilaku seperti itu tidak terulang lagi. Bahkan Purbaya tak ragu untuk memecat dan mempersulit hidup oknum tersebut. 

"Bilang hari Senin ke depan, kalau ada yang ketemu begini lagi, gua akan pecat! Walaupun katanya susah pecat negeri, saya akan pecat. Saya persulit hidupnya," tegas Purbaya. 

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore