
Indonesia Peringkat 15 Negara Eksportir Mainan Dunia. Nilainya tembus USD 136,8 juta pada kuartal I 2025. (istimewa)
JawaPos.com - Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, mencatat bahwa Indonesia menempati urutan ke-15 sebagai negara eksportir industri mainan terbesar di dunia. Secara nilai, ekspor mainan Indonesia ke pasar global mencapai USD 136,80 juta pada Kuartal I-2025 dan mencapai USD 597,60 juta sepanjang tahun 2024.
Hal ini sebagaimana disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata, Mohammad Rudy Salahuddin dalam sambutannya di acara peluncuran Boneka Barbie edisi Khusus HUT ke-80 RI di Jakarta, Kamis (14/8). "Pada sisi kinerja perdagangan global saat ini, kita menempati urutan ke-15 sebagai negara eksportir industri mainan terbesar di dunia," kata Rudy.
Dia membeberkan, capaian tersebut sejalan dengan neraca perdagangan industri mainan yang terus mencatatkan surplus sejak tahun 2019. Pada tahun 2024, neraca dagang industri mainan surplus mencapai 12,47 persen dibanding 2023.
Khusus kuartal I-2025, neraca perdagangan industri mainan tercatat mencapai USD 66,64 juta. Angka ini terdiri dari realisasi ekspor mainan sebesar USD 136,80 juta, sementara impornya hanya USD 70,15 juta.
Di lihat dari negara tujuannya, ekspor Indonesia untuk komoditi mainan adalah ke Amerika Serikat sebesar 60 persen dari total ekspor. Kemudian, disusul oleh UK, Singapura, Tiongkok, Meksiko.
"Sementara itu Tiongkok masih menguasai pasar industri mainan global dari top eksportir dengan menguasai 61,2 persen pasar produk mainan di dunia," bebernya.
Kemudian, top eksportir mainan disusul oleh Republik Ceko, Vietnam, Jerman, dan Belanda. Di sisi lain jika berbicara mengenai pasar mainan dunia, permintaan paling besar masih berasal dari Amerika Serikat mencapai 32,2 persen.
Meski begitu, pada tahun 2024 sektor industri mainan mampu menyerap 37.000 tenaga kerja yang tersebar di 204 unit usaha di Indonesia. Terdiri dari 124 industri besar, 80 industri kecil, serta 10 sentra industri kecil menengah atau IKM.
Adapun produk ekspor utama mainan Indonesia, yaitu boneka dikenakan pakaian atau tidak senilai USD 308,8 Juta, stuffed toy menyerupai binatang atau selain manusia senilai USD 156,4 Juta, dan lain-lain USD 75,2 juta.
"Tak hanya itu, perabot rakitan model yang diperkecil dan model rekreasi semacam itu dapat digerakan atau tidak, serta blok atau potongan angka, huruf atau binatang; set penyusun kata, set penyusun dan pengucap kata; set toy printing; hingga mesin ketik mainan juga turut menjadi produk eskpor utama Indonesia di tahun 2024," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
