Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Juli 2025 | 02.57 WIB

Tarif Impor Amerika Jadi 19 Persen, Analis Yakin Bawa Keuntungan Untuk Indonesia

Presiden Donald Trump. (Alex Brandon/Foto AP) - Image

Presiden Donald Trump. (Alex Brandon/Foto AP)

JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengumumkan mencapai kesepakatan tarif impor dengan Indonesia sebesar 19 persen,  menurun dari sebelumnya 32 persen. Pasca pengumuman tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat signifikan, memperpanjang reli tujuh harinya di tengah sentimen positif dari luar negeri. 

Analis Panin Sekuritas, Aqil Triyadi mengatakan, kesepakatan ini menguntungkan Indonesia. Sehingga ada respon positif dari pasar.

“Market merespon positif ya apa yang terjadi dikesepakatan dagang antara Amerika dan juga Indonesia,” kata Aqil, Rabu (16/7).

Menurut Aqil, tarif impor untuk produk Indonesia yang sebelumnya dikenakan sebesar 32 persen, kini dipangkas menjadi 19 persen adalah hasil negosiasi yang baik antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan pihak Amerika. Keputusan ini memberikan angin segar bagi kinerja sejumlah emiten ekspor.

“Tarif sudah bisa dinego, sudah bisa turun 19 persen. Artinya kan ini menjadi salah satu hal yang positif ya. Artinya perusahaan-perusahaan di Indonesia tidak harus membayar tarif impor yang lebih besar dibandingkan sekarang,” jelasnya.

Sektor-sektor yang berkaitan langsung dengan ekspor, termasuk komoditas dan manufaktur, diproyeksikan akan mendapatkan sentimen positif dari kebijakan ini. Di sisi lain, IHSG sendiri diprediksi masih memiliki ruang penguatan lebih lanjut, terutama jika ditopang oleh keputusan suku bunga domestik yang bersahabat.

Aqil juga menyoroti bahwa pasar sebelumnya sempat diliputi kekhawatiran karena kebijakan tarif tinggi dari Trump yang sempat memicu guncangan pasar. Namun kini, dengan adanya pelonggaran, sentimen berbalik arah.

“Pas kita lihat pas lagi mereka di bulan-bulan lebaran, libur lebaran, tiba-tiba Presiden Trump itu mengumumkan tarif yang besar ke berbagai negara, itu kan market langsung crash gitu ya. Dan terus sekarang tarif sudah bisa dinego, sudah bisa turun 19 persen,” pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore