Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Juli 2023 | 03.55 WIB

Dari 63 Juta UMKM, Baru 3,8 Juta Usaha yang Go Online

Diskusi terkait UMKM yang berlangsung di Surabaya, Minggu (23/7).


JawaPos.com
- Ekonomi digital terus memperlebar pintunya untuk berbagai sektor. Salah satunya melalui upaya dari BUMN telekomunikasi, PT Telkom, yang mendorong berbagai sektor dalam digitalisasi. Terutama, untuk sektor UMKM dan pekerja kreatif.

Direktur Digital Business Telkom Muhamad Fajrin Rasyid menjelaskan, ada beberapa tahapan untuk menuju transformasi digital. Yang pertama digitisasi yakni proses memindahkan media analog menjadi media digital. Setelah itu, ada digitalisasi yakni proses memperbaiki operasional dengan teknologi dan data digital.

''Tahap terakhir, ada transformasi digital yang membangun proses bisnis baru menggunakan teknologi digital secara keseluruhan,'' ungkapnya di Surabaya Minggu (23//7).

Baca Juga: PGN Bakal Tingkatkan Bisnis Hulu untuk Bantu Pencapaian Target Lifting Migas Nasional

Karena itu, ekonomi baru memang penuh dengan potensi bisnis baru. Hal tersebut ditandai dengan menjamur startup di tanah air. Sayangnya, tak semua potensi itu bisa dimanfaatkan dengan benar.

Dia mengatakan bahwa Telkom sudah melakukan investasi untuk puluhan startup di Indonesia. Namun, dia mengatakan 90 persen startup yang dibina pasti menemui kegagalan. ''Beruntung di zaman sekarang ada banyak tools (peralatan) yang bisa digunakan untuk mengevaluasi kegagalan startup kita,'' ungkap salah satu co-founder startup Bukalapak itu.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Enterprise dan Business Service Telkom FM Venusiana R mengatakan, secara umum fokus PT Telkom memang mendukung digitalisasi dari small medium enterprise (SME) di Indonesia. Dia mengatakan, produk intinya yakni telekomunikasi menjadi aset vital bagi seluruh pebisnis untuk melakukan digitalisasi.

Menurutnya, dukungan bagi UMKM di Indonesia masih belum maksimal. Dia mencontohkan UMKM yang sudah go online yang masih mencapai 3,8 juta. Padahal, populasi UMKM di tanah air mencapai 63 juta usaha.

Baca Juga: Sah Jadi Bank Terbaik! Bank Mandiri Sabet Gelar Best Bank in Indonesia di 2023 versi Euromoney

''Per 1 Juli ini, fokus kami memang SME. Jadi kami bantu dari segala aspek mulai dari funding hingga aksesbilitas,'' paparnya.

Dengan fokusnya Telkom ke layanan business to business dia yakin bahwa nantinya pelaku ekonomi bisa menjalani transformasi digital yang baik. Terutama, sektor telekomunikasi yang bakal menjadi tulang punggung bagi seluruh proses digital di ekonomi. Dia menegaskan bahwa tanpa konektivitas broadband, maka digitalisasi tak akan berfungsi.

Direktur University Center of Excellence for Advanced Intelligent Communications (AICOMS) Telkom Universityb Khoirul Anwar mengatakan, tujuh dari 10 bidang bisnis paling potensial di masa depan terkait dengan telekomuniasi. Sehingga dia yakin bahwa industri tersebut bakal punya peran penting dalam roda perekonomian di masa depan.

''Kita harus segera melahirkan baik bisnis maupun talenta digital di Indonesia,'' paparnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore