
Ketua Yayasan Mien R Uno, Indra Uno pada acara
JawaPos.com - Ketua Yayasan Mien R Uno, Indra Uno berbagi inspirasi sukses bisnis kepada 500 wirausahawan dan calon wirausahawan muda di Jawa Tengah. Kegiatan ini diselenggarakan oleh kelompok pendukung pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah, Relawan Merah Putih.
Pada acara bertema Ayo Obah terselenggara di Rama Hall Hotel UTC, Semarang tersebut, Indra yang juga kakak Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Shalahudin Uno ini mendorong generasi muda Jateng memiliki jiwa wirausaha agar mampu bersaing dan mandiri.
Indra mengajak anak muda Jateng merubah pola pikir dengan menciptakan dan bukan mencari lapangan kerja. Dikarenakan, menurutnya Jateng memiliki berbagai potensi pariwisata, sumber daya alam, hasil bumi yang perlu pengolahan serta promosi.
"Jangan sampai melamar kerja dimana-mana setelah ditolak baru berfikiran menjadi pengusaha," kata pria yang merupakan lulusan Master of Business Administration dari University of Southern California ini di hadapan ratusan peserta, Rabu (21/2).
Hal itu menjadi penting, lantaran menurutnya, angka pengangguran yang terus naik seiring bertumbuhnya jumlah penduduk serta lulusan tiap tahunnya. Padahal, angkatan kerja yang belum mendapatkan kerja juga bertambah.
Indra menuturkan, menjadi wirausahawan merupakan peluang besar bagi generasi muda dalam era digital serta keterbukaan informasi. Dimana anak muda bisa dengan cepat menyebarkan produk sekaligus menggali informasi tanpa batas ruang dan waktu.
“Kuncinya kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas,” imbuhnya.
Turut dihadirkan dalam acara workshop adalah Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO). Ketua Umum PGO, Faransyah Jaya menyebut saat ini Program OK OCE singkatan dari One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship kini menjadi tren baru di Jakarta. Dia berharap gerakan ini bisa menjadi tren di Jateng dan Indonesia.
Dia menceritakan bahwa sejak dikampanyekan menjadi program pasangan gubernur DKI Jakarta Anies-Sandi, OK OCE mampu menarik minat masyarakat. “Program OK OCE ini ditujukan untuk mengubah dan memihak kepada pengusaha kelas bawah, UMKM, dan pengusaha baru,” katanya.
Terpisah, salah satu peserta workshop, Alfa Bayu Sanjaya mengapresiasi adanya acara tersebut. Menurutnya, workshop tersebut akan membuka wawasan tentang kondisi perekonomian Indonesia saat ini, sekaligus menunjukan potensi wirausaha yang bisa digarap untuk ikut membangun perekonomian.
“Acara ini bisa membuat pengusaha dan calon pengusaha bersemangat untuk mengembangkan ide-ide berwirausaha. Bukan saja untuk mensejahterakan diri sendiri, tapi juga ikut membangun perekonomian negara,” kata pemilik usaha alat-alat kemah dan outdoor di Kota Semarang ini.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
