Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Maret 2024 | 16.56 WIB

Cinta Absurd di Sekitar Yamato dan Kematian Mallaby

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI

”Dengar, Dek.” Qomar membalikkan badan, dan langsung mencium kening Hanum.

”Mengapa kau mencium keningku, Mas?”

”Karena aku mencintaimu!”

”Aku tahu.”

”Kau tidak marah aku cium?”

”Tidak! Aku menganggapnya sebagai ciuman seorang kakak terhadap adiknya.”

Qomar punya niat untuk menyampaikan perkataan Nurdin sewaktu dalam masa penyergapan itu kepada Hanum. Namun, Qomar mengurungkannya. Pikir Qomar, biarlah nanti Hanum mengetahui dengan sendirinya bahwa Nurdin adalah lelaki berengsek.

”Kau terlihat banyak pikiran dan lelah, Mas.”

”Sepertinya memang begitu.”

”Kau,” Hanum berpikir sejenak. ”Kau…” Qomar menunggu Hanum menuntaskannya. ”Kau sempat melihat atau bertemu Nurdin sewaktu penyergapan Mallaby?”

”Tidak. Aku tidak melihatnya.”

”Kukira kalian bertemu, sebab kalian masuk dalam regu yang sama.”

”Kau benar-benar suka dia?”

”Iya!”

”Semoga dilancarkan dan dia bisa menjadi yang terbaik untukmu, Dek.”

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore