
COVER BUKU
Tetapi, Alam tidak serta-merta menerima nasibnya begitu saja. Melalui tokoh Ibu Umayani, semangat Alam mulai bangkit untuk menantang catatan sejarah yang sengaja ditulis untuk mendukung hegemoni pemerintah Orba.
Dalam buku ini, kita akan diajak memahami fragmen kehidupan yang amat penting. Bahwa meski sejarah yang tertulis di buku-buku pelajaran sekolah bernuansa politis, penulisan sejarah seharusnya tidak akan pernah selesai.
Seperti dalam halaman 358 buku ini, melalui tokoh Bu Umayani yang mengatakan bahwa penulisan sejarah akan terus berlanjut. Suatu hari, Para Pencatat Sejarah (sebuah ekstrakurikuler di sekolah Putra Nusa) bisa berbincang dan menggali sejarah yang hilang dari saksi atau keluarga korban tragedi ’65. Hal ini menegaskan bahwa dibutuhkan orang-orang yang berani dan telaten untuk mencatat sejarah yang hilang atau disembunyikan atau dilupakan.
Secara keseluruhan, Leila S. Chudori berupaya memberikan impresi kedekatan kepada pembaca secara utuh. Selain kedetailan teknis cerita, Leila menambahkan keterangan istilah dan sumber kutipan.
Dalam bagian ”Ucapan Terima Kasih”, Leila memberikan kesaksian proses kreatif novel ini. Namaku Alam dikatakan sebagai spin-off novel Pulang yang berhasil menyabet Prosa Terbaik Kusala Sastra Khatulistiwa Tahun 2013. Selanjutnya, buku ini direncanakan menjadi trilogi. Patut kita tunggu bagian kedua novel Namaku Alam. (*)
---

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
