
Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Bonus Hari Raya (BHR) untuk pengemudi ojek online (ojol) dan kurir tahun ini mencapai angka Rp 200 miliar. Nilai terus naik dua kali lipat bila dibandingkan dengan tahun lalu yang berada pada kisaran Rp 100- Rp 105 miliar.
Menurut pengamat transportasi Azas Tigor Nainggolan BHR yang diberikan perusahaan platform digital kepada mitra pengemudi merupakan kebijakan internal perusahaan. BHR diberikan dalam kerangka hubungan kemitraan yang selama ini diterapkan.
Karena itu, Azas menyampaikan bahwa BHR tidak dapat disamakan dengan kewajiban normatif seperti tunjangan hari raya atau THR dalam hubungan kerja formal. Dia menekankan, dalam konteks kemitraan, BHR diposisikan sebagai bentuk penghargaan berbasis performa sekaligus dukungan moral dan finansial menjelang Hari Raya.
”BHR ini sifatnya diskresi atau kebijakan dari aplikator, apakah mereka ingin memberi atau tidak. Jika perusahaan memberikannya, itu adalah bentuk apresiasi agar para mitra bersama keluarganya bisa merayakan lebaram dengan tambahan dukungan materi dari perusahaan,” kata Azas dalam keterangannya pada Rabu (4/3).
Azas menyampaikan bahwa mekanisme penyuran BHR idealnya tetap mengedepankan prinsip keadilan yang mempertimbangkan tingkat aktivitas dan produktivitas mitra. Menurut dia, perusahaan perlu menetapkan kriteria agar kebijakan tersebut tetap berkelanjutan secara finansial.
Baca Juga:OJK dan Bareskrim Geledah Kantor Mirae Asset, Korban Dugaan Ilegal Akses Berharap Uangnya Kembali
“Perusahaan aplikasi tentu tidak bisa dipaksa untuk memberi kepada semua orang tanpa kriteria, karena itu akan menjadi masalah finansial bagi mereka. Pemberian ini memang didasarkan pada kinerja atau produktivitas masing-masing mitra," jelasnya.
Lebih lanjut, Azas menyatakan bahwa perbedaan tingkat keaktifan mitra, menjadi salah satu pertimbangan wajar dalam menentukan besaran apresiasi yang diberikan dalam bentuk BHR. Contohnya, pengemudi yang hanya beroperasi 1–2 jam per hari dengan driver yang aktif dengan durasi penuh atau lebih lama.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
