Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Maret 2020 | 19.00 WIB

Volume Seluruh Pengiriman Turun, tapi Kategori Alkes Meningkat

Ilustrasi armada pengiriman JNE - Image

Ilustrasi armada pengiriman JNE

JawaPos.com - Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo), Mohamad Feriadi mengatakan, wabah virus korona turut mempengaruhi indutri jasa pengiriman. Feriadi mengaku, volume pengiriman mengalami penurunan. Namun, permintaan pengiriman alat kesehatan cenderung meningkat.

"Kondisi volume kiriman tentu pengaruh sekali bagi industri jasa pengiriman akibat Covid 19 ini. Tiap perusahaan pasti memiliki angka yang berbeda-beda," ujarnya kepada JawaPos.com, Sabtu (21/3).

Merespons kondisi ini, asosiasi pun menerbitkan protokol bagi anggotanya. Dia menyebut, semua anggotanya mengikuti arahan dan seruan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah setempat.

Dia menerapkan kebijakan, karyawan yang memasuki area kerja harus dites suhu badannya. Selain itu, anggota asosiasi juga diminta menyiapkan hand sanitizer di kantor.

"Buat petugas kurir wajib mengenakan masker, membawa hand sanitizer, dan sarung tangan," tutur Presiden Direktur JNE itu.

Salah satu perusahaan pengiriman ekspres Anteraja mengaku tetap melakukan pelayanan antar barang dan beroperasi dengan normal. Meski begitu VP Operations Anteraja Jimmi Krismiadhi mengatakan, pihaknya melakukan berbagai langkah preventif di setiap kegiatan operasional.

Langkah preventif dilakukan mulai dari proses pick up, sorting di gudang, hingga pengiriman paket kepada customer. Perusahaan juga melakukan penyemprotan disinfentan di seluruh fasilitas operasional.

"Para karyawan yang sedang bertugas juga dibekali masker dan sarung tangan untuk mencegah adanya penyebaran virus," ujarnya dalam keterangannya kepada JawaPos.com, Jumat (20/3).

Jimmi memahami kondisi masyarakat yang mobilitasnya menjadi sangat terbatas akibat wabah Covid-19 ini. Maka dari itu, usaha jasa pengiriman harus bekerja ekstra.

"Kami imbau masyarakat untuk tetap di rumah dan mempercayakan kebutuhan pengiriman kepada kami. Penjemputan paket sudah menjadi salah satu keunggulan kami, sehingga di tengah situasi seperti ini kami ingin sekali lebih memudahkan masyarakat," tuturnya.

Guna mendukung upaya pemerintah menekan mobilitas masyarakat, Anteraja juga menawarkan pengiriman gratis melalui aplikasi Anteraja. Upaya serupa juga dilakukan Ninja Xpress Indonesia.

Country Head Ninja Xpress Indonesia Ignasius Eric Saputra memperluas jangkauan wilayah layanan on-demand kerja sama dengan GrabExpress. Dari semula hanbya menjangkau Pulau Jawa menjadi ke seluruh wilayah Indonesia.

"Ninja Xpress telah memberikan edukasi mengenai pencegahan penularan virus melalui setiap station, melakukan pengecekan suhu tubuh setiap memulai aktivitas, dan menyediakan cairan disinfektan di setiap station guna meminimalisasi penularan," katanya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore