
Ilustrasi usaha. (Pexels)
JawaPos.com – Tak terasa sebentar lagi Ramadhan 2025 akan segera tiba menghampiri umat Islam. Para pedagang berlomba-lomba menjajakan berbagai produk, terutama makanan dan minuman.
Tidak jarang, sebagian warga membuka usaha makanan dan minuman di bulan Ramadhan, memanfaatkan momen bulan suci umat Islam itu. Para pedagang ang sebagian newbie ini membutuhkan tips usaha agar laris manis saat memasuki bulan puasa.
Ketika Ramadhan datang, waktu seolah berubah karena ada perbedaan rutinitas yakni puasa.
Jika tak jeli memperhatikan kondisi, bukan tidak mungkin omset bisnis atau usaha justru akan menurun. Jangan biarkan itu terjadi. Simak 5 tips yang dilansir dari YouTube Coach Tom berikut ini.
Urutan pertama tips usaha agar laris manis di bulan Ramadhan adalah menyesuaikan jam operasional. Perhatikan lagi waktu yang biasanya ramai dikunjungi pembeli ketika memasuki bulan puasa.
Coach Tom menjelaskan, saat Ramadhan umumnya orang akan lebih aktif di malam hari. Untuk itu, perpanjang jam buka usaha kamu jika memang terbiasa tutup hingga sore hari saja.
Apabila kebetulan kamu berbisnis makanan, jangan lewatkan momen untuk menjual berbagai menu yang identik dengan Ramadhan. Misalnya paket berbuka puasa berupa gorengan, es buah, dan kolak. Bisa juga menawarkan menu sahur praktis dengan harga ekonomis.
Lantas bagaimana kalau usaha yang dijalankan tidak bergerak di bidang kuliner? Kamu bisa mengeluarkan barang bernuansa Ramadhan atau lebaran, seperti misalnya saja paket hampers berisi beberapa item dari produkmu.
Berdasarkan riset dari Snapchat, ternyata konsumen akan lebih tertarik berbelanja di bulan Ramadhan bila terdapat penawaran diskon atau promo. Pertimbangkan untuk memberi giveaway dan cashback ataupun promo gratis ongkir ketika pembelian sudah menyentuh jumlah tertentu.
Manfaatkan segala bentuk media sosial untuk menunjang promosi bisnis. Mulai dari Instagram, TikTok, Facebook, dan YouTube.
Namun, tetap sesuaikan juga siapa target marketmu. Apabila memang produk yang didagangkan lebih diperuntukan untuk anak muda, bisa memilih media Instagram dan TikTok. Sementara biasanya orang tua lebih cenderung menggunakan Facebook.
Selain itu, buat konten produk semenarik mungkin dengan menyelipkan tema Ramadhan. Lalu, agar produk semakin dikenal oleh banyak orang, pertimbangkan untuk menggunakan jasa influencer atau KOL.
Persaingan penjualan saat Ramadhan memang sangat ketat. Tak perlu khawatir, tetap fokus pada kualitas produk yang ditawarkan.
Pastikan kemasan produk mampu memikat pembeli dan jangan biarkan mereka merasakan pengalaman buruk dalam hal pelayanan. Tetaplah berusaha melayani dengan cepat dan ramah meskipun sedang berpuasa.
Ramadhan disebut juga sebagai bulan penuh berkah karena banyak kebaikan di dalamnya. Terapkan sejumlah tips usaha agar laris manis saat memasuki bulan puasa di atas, agar bisnismu benar-benar meraih berkah dari segi keuangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
