
Sosialisasi FSI BeKraf Indonesia di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Selasa (13/2).
JawaPos.com - Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf) akan menjaring 100 usaha kuliner yang akan dikembangkan hingga skala global. Para pengusaha kuliner itu nantinya, akan digabungkan dalam satu platform di Food Startup Indonesia (FSI).
FSI adalah sebuah platform online, untuk para pelaku ekonomi kreatif kuliner yang mempunyai nilai inovasi dalam produknya dan membutuhkan akses permodalan. Setelah tergabung di FSI, para pengusaha kuliner itu, akan mendapatkan pengarahan dari para mentor.
Tak sampai disitu, FSI akan menghubungkan para kreator kepada para investor. Jika produknya baik, maka pengusaha bisa punya akses lebih mudah untuk pemasaran.
Persyaratannya sendiri yang harus diikuti para kreator adalah, harus terkurasi oleh kurator FSI. Mereka juga, harus mendaftarkan produknya ke Demoday 100 FSI dengan mengirimkan PitchDeck Business.
"Bagi peserta yang ingin tahu lebih jelas tentang pitchdeck clan demoday dapat menghadiri sosialisasi FoodStartup Indonesia 2018 di kota terdekat dan bisa mengakses www.foostartupindonesia.com. Acara ini kami adakan tanpa diungut biaya atau gratis,” ujar Kasubdit Dana Masyarakat Direktorat Akses Non Perbankan Deputi Akses Permodalan BeKraf Hanifah Makarim, saat sosialisasi FSI 2018 di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Selasa (13/2).
Kurun waktu Februari-Maret, BeKraf akan melakukan sosialisasi di delapan kota lainnya seperti, Bandung, Makassar, Belitung, Semarang, Banjarmasin, Yogyakarta dan Matarram. Sedangkan Medan menjadi kota pertama sosialisas BeKraf di 2018.
Pendaftaran Demoday FoodStartup Indonesia ini sendiri di mulai dari tanggal 26 January hingga 26 ]uni 2018. Setelah itu, BeKraf akan melakukan kurasi dari pitchdeck yang dikumpulkan, dan memilih hingga 100 FoodStartup Indonesia 2018. Setelah itu, penyelenggaraan Demoday FoodStartup Indonesia 2018, diselenggarakan di Surabaya pada tanggal 27 July-1 Agustus 2018. Disitu akan dipilih 3 besar FoodStartup 2018. Untuk yang menempati posisi tiga besar akan mendapat dukungan langsung dari BeKraf.
Sementara itu Deputi Akses Permodalan BeKraf Fadjar Hutomo mengatakan, startup kuliner yang mendaftar pada Demoday FSI 2018 perlu memenuhi beberapa kriteria antara lain, usaha kuliner berusia satu hingga tiga tahun, membutuhkan pendanaan tahap awal maupun berkembang, memiliki inovasi, berbasis teknologi, dan berdampak social.
"Kami berharap ada produk dari brand Indonesia bisa menjamur di pasar global," ungkapnya.
FSI sudah diinisiasi oleh BeKraf Indonesia sejak 2016. Di tahun 2017, FSI berhasil menjaring 2.005 data pelaku ekonomi kreatif kuliner dari seluruh Indonesia. Pihaknya juga telah berhasil mengkurasi 150 FoodStartup Indonesia, dan memilih 3 FoodStartup Indonesia terbaik tahun 2017.
Tiga besar FoodStartup Indonesia 2017 adalah Matchamu, Ladang Lima, dan Chillibags. Ketiganya sudah mempunyai kapasitas ekspor keluar Indonesia. Sekitar 30% dari FoodStartup Indonesia yang terkurasi telah terkoneksi dengan akses permodalan non-perbankan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
