Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Januari 2018 | 21.09 WIB

Super Tucano Bombardir Lanud Abdulrachman Saleh

DEMO UDARA: Sejumlah pesawat terbang militer melakukan manuver di langit Lanud Abdulrachman Saleh, Kamis (11/1). - Image

DEMO UDARA: Sejumlah pesawat terbang militer melakukan manuver di langit Lanud Abdulrachman Saleh, Kamis (11/1).

JawaPos.com - Suara mesin empat pesawat tempur EMB 314 Super Tucano memecah keheningan di Lanud Abdulrachman Saleh, Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (11/1). Empat pesawat tersebut terbagi dalam dua elemen.


Dua pesawat dari setiap elemen menukik dengan ketinggian 50 meter di atas permukaan tanah. Kecepatannya hingga 500 kilometer per jam. Pesawat kemudian melepaskan roket ke target yang telah ditentukan. Suara dentuman keras pun memekakkan telinga.


Kedua elemen Tucano lantas terbang rendah untuk memastikan tidak ada lagi personel musuh yang tersisa di sekitar target. Pesawat tempur pabrikan Brazil itu menukik dengan kecepatan 250 knot per jam.


Super Tucano usai melaksanakan tugasnya, kembali muncul pesawat militer. Dua unit C-212 Cassa Aviocar atau biasa disebut Walet melaksanakan dropping helly box.


Pesawat angkut ringan itu merupakan buatan PT Dirgantara Indonesia. Pesawat yang diawaki Skadron Udara 4 itu biasa digunakan untuk mendukung operasi SAR terbatas, sekolah navigator, hujan buatan, evakuasi medis dan foto udara serta misi droping.


Selanjutnya, muncul tiga pesawat Hercules dari Skadron Udara 32. Ketiganya dalam konfigurasi terbang simulasi misi droping personel, dengan susunan echelon formation. Pesawat pabrikan Australia itu terbang dengan ketinggian 150 meter di atas permukaan tanah.


Terakhir, 13 pasukan pengendali tempur (dalpur) Detasemen Matra 2 Paskhas terjun dari ketinggian 8.500 kaki. Para penerjun terlatih itu terbang menggunakan pesawat C130 Hercules A1316 dengan kapten pilot Kapten (Pnb) Fahmi dari Skadron Udara 32.


Rentetan kejadian di atas bukan kejadian genting atau perang. Melainkan demo udara yang ditampilkan dalam serah terima jabatan (sertijab) Komandan Wing 2 Lanud Abdulrachman Saleh. Kolonel (Pnb) Hermawan Widhianto menyerahkan jabatan tersebut kepada Kolonel (Pnb) Meka Yudanto.


Kapentak Lanud Abdulrachman Saleh Mayor (Sus) Hamdi Londong Allo menjelaskan, tiga skadron udara ditampilkan dalam acara pisah sambut Komandan Wing 2. Yakni skadron udara 32 untuk Hercules, skadron udara 4 untuk Cassa alias walet, dan skadron udara 4 untuk pesawat tempur Super Tucano. "Kami tunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki Lanud Abdulrachman Saleh," kata Hamdi.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore