
Eny Kojiro warga Bojonegoro sedang mengajari puluhan Ibu-ibu dari berbagai daerah di Indonesia.
JawaPos.com - Buah dan aneka sayur ternyata bisa dimanfaatkan menjadi makanan unik dan cantik. Di tangan Eni Susilowati, lombak, timun, sawi, dan wortel bisa menjadi bunga mawar, kamboja, chrysant, dan lainnya.
Bertempat di Warung Apresiasi, Bojonegoro Kota, puluhan ibu-ibu dari sejumlah daerah, tampak asyik dengan teliti dan sirius membuat aneka garnis.
Mereka antara lain dari Gresik, Lamongan, Nganjuk, Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim), Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), Tuban dan Bojonegoro serta Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Perempuan kelahiran Bojonegoro yang akrab dipanggil Eny Kojiro itu telah menekuni seni garnis sejak beberapa tahun lalu, dirinya mulai empat tahun ini, dirinya juga aktif mengajar membuat garnis.
Perempuan alumni SMPN 2 Bojonegoro tahun 1985 sudah melanglang buana di berbagai daerah di Indonesia, bahkan dunia. Kelihaiannya membuat garnis bermula dari usaha kuliner yang dibangunnya. Kini garnis menjadi salah satu ilmu yang dipelajari dan diajarkan.
Dirinya mengaku, belajar membuat garnis secara otodidak, karena ketekunannya dengan mencoba membuat sendiri lama kelamaan akhirnya mahir. Dirinya, fokus menekuni garnis dan Fruit Carving seni mengukir buah.
"Waktu itu, saya diberi hadiah dari suami berupa 54 mata pisau, dari situ saya berlatih sehingga menjadi seperti saat ini. Sebelumnya, saya menggeluti usaha restauran Jepang, kemudian pada 2014 mulai beralih dari masakan Jepang ke Tumpeng," tutur perempuan tiga anak itu, Senin (25/6).
Dia menyampaikan, awalnya salah satu cheff hotel bintang yang memesan garnis. Dari sinilah, garnis buatanya menjadi identitas, Ia pun mulai mengenalkan Garnis dan Fruit Carving. "Pada 2017 lalu, saya mulai mengajar kelas Garnis dan Fruit Carving, karena banyaknya permintaan dari kenalan dan kolega," terangnya.
Dia menjelaskan, harga tumpeng dengan garnis bervariasi tersebut dengan harga Rp 2 juta sampai harga Rp 5 juta rupiah. Dia membuka kelas mengajar di sejumlah daerah hingga kota besar seperti Makasar, Kalimantan, Jakarta dan lainnya. "Pada momentum pulang kampung lebaran ini, saya sempatkan mengajar kelas garnis di Warung Apresiasi Bojonegoro," tutupnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
