Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Juni 2023 | 01.32 WIB

Dongkrak Kemampuan Petani, Agrofarm Langsungkan Gelar Teknologi dan Kemitraan Ortani IFS

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Ponorogo Masun pada acara yang digelar PT Agrofarm Nusa Raya. - Image

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Ponorogo Masun pada acara yang digelar PT Agrofarm Nusa Raya.

JawaPos.com–Gelar Teknologi dan Kemitraan Ortani IFS oleh Agrofarm, merupakan kegiatan yang diselenggarakan PT Agrofarm Nusa Raya. Tujuannya untuk menunjang pemanfaatan teknologi pertanian yang sudah berhasil disempurnakan dari sektor pupuk, nutrisi, pembenahan tanah, dan mekanisme pertanian. Golnya, menghasilkan sebuah program bernama Ortani Integrated Farming System oleh Agrofarm.

Kegiatan itu dilangsungkan di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, Rabu (7/6). Acara dihadiri 350 Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Sukorejo, Kauman, dan Sampung.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Ponorogo Masun mengatakan, para petani membutuhkan dukungan untuk bisa meningkatkan kesejahteraan. Contohnya seperti yang dilakukan Agrofarm.

”Secara keekonomian dan secara bisnis, petani sulit berkembang. Jadi idealnya, bantuan tidak hanya diberikan pemerintah, tapi juga pihak-pihak seperti PT Agrofarm Nusa Raya,” ujar Masun.

Menurut Masun, kedudukan perusahaan swasta seperti Agrofarm dengan petani adalah sama-sama pebisnis yang saling menguntungkan satu sama lain. ”Lalu pemerintah hadir sebagai katalisator,” jelas Masun.

”Saya sangat senang Agrofarm membuat program seperti ini. Setidaknya bisa meringankan para petani, dan saya berharap program seperti ini bisa berkembang, tidak hanya di sini tapi seluruh daerah,” sebut Masun.

PT Agrofarm Nusa Raya gelar event Teknologi dan Kemitraan Ortani IFS mengundang sejumlah gapoktan.

Program kemitraan Ortani IFS by Agrofarm bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup petani Indonesia. Dengan pendekatan yang komprehensif, program itu berfokus pada sarana produksi pertanian, sustainable agriculture, dan meningkatkan hasil panen.

Direktur Utama PT Agrofarm Nusa Raya Tien Trisna Mardiana menjelaskan, program itu secara umum menawarkan beragam fasilitas tanpa bunga untuk petani. Mulai dari paket pupuk, nutrisi, modal kerja budi daya, fasilitas pestisida, serta fasilitas alat mesin pertanian (alsintan).

Selain itu, ada pendampingan oleh Agronomis dan hasil panen akan dibeli dengan harga terbaik. Dan fasilitas itu semua dibayarkan petani setelah petani panen. ”Program ini ada sejak 2020, meski mengalami pasang surut, kami terus berupaya demi membantu para petani,” kata Tien.

Selain itu, juga ada program affiliate yang disebut dengan Kawan Ortani. Program itu hasil kerja sama dengan ketua gapoktan atau petani berpengaruh di area tertentu, untuk mengajak anggota bergabung dalam program kemitraan Ortani IFS by Agrofarm.

Nanti, Kawan Ortani mendapatkan sebuah fee affiliate sebesar Rp 525.000 per panen dalam 3 hektare. Selain itu akan berkesempatan mendapatkan pelatihan, pertanian, kewirausahaan, dan berkesempatan mendapatkan program CSR dari Agrofarm.

”Kami akan terus melakukan perbaikan, pengembangan, serta menerima masukan dari petani,” ujar Tien Trisna Mardiana.

”Insya Allah program ini akan kami lanjutkan di daerah lainnya untuk menebar manfaat dan bikin petani tersenyum, sesuai tagline Dadi Mitra, Pupuk Gampang Panen Lancar,” imbuh Tien.

Para petani antusias dengan program tersebut. Misdi, petani anggota Poktan Ngudi Rahayu mengatakan, lahan pertaniannya semula digunakan sebagai percontohan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore