
VA, perempuan yang viral karena menginjak Al-Qur
JawaPos.com-Gelombang kemarahan publik akhirnya berujung pada keputusan tegas. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang, Bengkulu, resmi memecat Vita Amalia (VA), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang videonya viral karena terlihat menginjak kitab suci Al-Qur’an.
Langkah itu diambil setelah serangkaian pemeriksaan intensif oleh tim penegak disiplin yang melibatkan Inspektorat, BKDPSDM, hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepahiang. Hasilnya satu: tindakan VA dinilai mencederai nilai keagamaan dan moral sebagai abdi negara.
Video berdurasi singkat itu sempat menyebar cepat di berbagai platform media sosial. Dalam hitungan jam, publik mengecam keras perbuatan yang dianggap menistakan simbol keagamaan tersebut.
VA kemudian dipanggil untuk memberikan klarifikasi di Polres Kepahiang pada Jumat (10/10). Di hadapan penyidik, ia mengaku bahwa benda yang diinjaknya bukan Al-Qur’an penuh, melainkan buku surat Yasin. Ia juga menyebut tengah berada dalam kondisi sakit dan tertekan oleh persoalan pribadi.
Namun, klarifikasi itu tak cukup meredam gejolak publik. Pemerintah daerah menilai, sebagai ASN, tindakan VA tidak bisa ditoleransi. Sekretaris Daerah Kepahiang, Hartono, menegaskan bahwa keputusan pemecatan diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek.
“Kami juga mempertimbangkan dampak kepada masyarakat, kepada pemerintah daerah, kepada provinsi, kepada negara. Maka kami memutuskan hukuman terberat, yaitu pemecatan. Istilahnya diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri,” jelas Hartono, Rabu (12/11).
Proses administrasi pemecatan kini sedang dilanjutkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Meski begitu, VA masih memiliki hak hukum untuk mengajukan pembelaan atau menggugat keputusan tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Dukungan terhadap langkah Pemkab datang dari berbagai pihak, termasuk MUI Kepahiang. Ketua MUI, Rabiul Jayan, menilai keputusan tersebut penting untuk menjaga ketertiban dan memberi rasa keadilan bagi masyarakat.
“Langkah tegas ini memberikan kepastian hukum dan ketenangan kepada masyarakat. Makanya, kami dukung penuh langkah dari pemkab ini,” ujarnya. “Jangan bertindak sesuka hati. Ingat bahwa kita makhluk sosial, tidak hidup sendiri,” tambahnya. (*)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
