Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 September 2025 | 03.46 WIB

Demonstrasi di Depan Gedung DPRD Temanggung Jawa Tengah Telan 35 Korban, Ada yang Sesak Napas hingga Luka-luka

Wabup Temanggung Nadia Muna memeriksa kondisi warga yang terkena efek gas air mata di PMI Temanggung, Senin (1/9/2025). (DEVI KHOFIFATUR RIZQI/JAWA POS RADAR MAGELANG) - Image

Wabup Temanggung Nadia Muna memeriksa kondisi warga yang terkena efek gas air mata di PMI Temanggung, Senin (1/9/2025). (DEVI KHOFIFATUR RIZQI/JAWA POS RADAR MAGELANG)

JawaPos.com - Demonstrasi di depan gedung DPRD Temanggung, Jawa Tengah pada Senin (1/9) menelan korban. Total ada 35 korban yang mengalami sesak napas akibat gas air mata dan luka-luka karena kericuhan.

Kondisi ini sendiri disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Temanggung Nadia Muna seperti dilansir dari Radar Magelang (Jawa Pos Group).

“Hari ini jam 18.30 WIB, saya berada di PMI Temanggung. Keadaan saat ini usai saya mengadakan patroli, sudah lumayan kondusif, namun masih ada pos-pos yang ada kerumunan dari para pendemo," katanya di markas PMI Temanggung.

Nadia mengatakan, pihaknya sudah berkeliling ke sejumlah rumah sakit di area Temanggung. Seperti RSUD Temanggung, RS Gunung Sawo, serta Markas PMI Temanggung. Hasilnya, sejumlah korban tampak dirawat, termasuk anggota Brimob yang mengalami luka.

"Saya sudah berputar dari RSUD, kemudian RS Gunung Sawo, dan saat ini ke PMI Temanggung. Alhamdulillah, semuanya sudah klir. Tadi saya lihat paling parah anggota Brimob, karena memang terjebak kerumunan dan sekarang dalam masa pemulihan dan kondisinya baik-baik saja," jelasnya.

Dari 35 korban tersebut, 17 di antaranya dirawat di RSUD Temanggung. Lalu 15 orang menjalani pemulihan di markas PMI, dan 3 orang dirawat di RS Gunung Sawo.

"Kebanyakan (korban) sesak nafas karena efek gas air mata terhirup. Kemudian untuk (korban) lain luka-luka karena pengeroyokan dan banyak juga jatuh," ujar Nadia.

Mengingat kondisi yang sudah malam, Nadia meminta para demonstran untuk membubarkan diri. Bahkan dirinya mewanti-wanti agar tak ada lagi korban yang berjatuhan.

"Saya tegaskan ada pembubaran dari para demonstrans karena memang sudah larut. Dan saya imbau untuk masyarakat menjaga kondusivitas Temanggung," tandas Nadia.

Sementara itu, hingga pukul 19.30 WIB, suasana Temanggung akibat demonstrasi berangsur kondusif. Namun, petugas tetap menyisir lokasi-lokasi yang diduga terdapat kerumunan demonstran.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore