Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Agustus 2025 | 18.20 WIB

7 Fakta Seputar Balita di Sukabumi Meninggal Dipenuhi Cacing: Ancaman Dedi Mulyadi hingga Klarifikasi Desa

Ilustrasi police line - Image

Ilustrasi police line

JawaPos.com - Kasus meninggalnya R, balita tiga tahun asal Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, membuat publik geger. Tubuh mungilnya dipenuhi cacing, dan video berdurasi sembilan detik yang memperlihatkan kondisi tersebut viral di media sosial.

Hal ini membuat banyak pihak ikut menyoroti kejadian ini. Apalagi setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut turun tangan mengatasi kasus R yang meninggal dalam keadaan dipenuhi cacing ini.

Berikut fakta-fakta yang terungkap, dikutip dari Radar Sukabumi (Jawa Pos Grup).

1. Video Viral Picu Keprihatinan

Rekaman kondisi Raya beredar luas di Facebook dan WhatsApp, dengan watermark lembaga sosial Rumah Teduh. Publik ramai-ramai menyoroti layanan kesehatan dan kondisi sosial di desa. Plt Camat Kabandungan, Budi Andriana, mengaku ikut terkejut.

“Kami sudah meminta laporan resmi kepada pihak yang mengantar, tetapi tidak diberikan. Pemerintah kecamatan maupun desa tidak pernah menyebarkan video tersebut,” tegas Budi.

2. Upaya Pemerintah Kecamatan

Budi menyebut pihak kecamatan sudah melakukan sejumlah langkah untuk membantu keluarga Raya.

“Bersama pihak desa, kami juga sempat memperbaiki rumah keluarganya. Selain itu, kami mengurus administrasi kependudukan dan pengajuan KIS,” ujarnya.

Namun, ia menilai pola asuh keluarga turut memperburuk keadaan.

“Sejak kecil, almarhumah sering dibawa ke gunung untuk mencari kayu bakar. Ketika ada keperluan administrasi, keluarga sering menghilang, sehingga menyulitkan proses penanganan,” jelasnya.

3. Kondisi Keluarga Sangat Rentan

Kepala Desa Cianaga, Wardi Sutandi, mengungkap identitas orang tua R, yakni Rizaludin alias Udin, 32, dan Endah, 38. Ia menekankan bahwa pemerintah desa sudah lama berusaha membantu.

“Sejak lama kami membantu keluarga ini, termasuk pengurusan KTP, KK, dan administrasi lainnya,” kata Wardi.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, membeberkan kondisi keluarga yang sangat rentan.

“Sang ibu mengalami gangguan kejiwaan, ayahnya mengidap TBC, dan R sehari-hari dirawat oleh neneknya,” ungkap Dedi.

4. Hasil Pemeriksaan Medis

Dedi mengutip keterangan dokter yang menangani kasus tersebut.

“Sejak balita, ia terbiasa berada di kolong rumah bersama ayam dan kotoran. Tangannya jarang dicuci, sehingga memungkinkan cacing masuk ke tubuhnya,” jelasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore