Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Mei 2018 | 22.19 WIB

Audisi KDI di Medan, Alumni Sampaikan Trik Hadapi Juri

KDI: Para alumni KDI lintas generasi berfoto bersama sebelum audisi. - Image

KDI: Para alumni KDI lintas generasi berfoto bersama sebelum audisi.

JawaPos.com - Kontes Dangdut Indonesia (KDI) menggelar audisi di Kota Medan selama dua hari, Sabtu-Minggu (12-13/5). Medan menjadi kota kedua setelah Makassar yang diikuti ribuan kontestan.


Sejumlah artis akan terlibat menjadi juri di Kota Medan. Mereka adalah Iis Dahlia, Hetty Koes Endang dan pelatih vocal kondang, Bertha. Pada audisi ini keputusan lolos atau tidaknya peserta ada di tangan juri. Sehingga para peserta harus benar-benar memberikan penampilan terbaiknya.


Eka KDI, salah satu alumni kontes dangdut bergengsi itu memberikan trik untuk menghadapi para juri. Dia mengatakan, di hadapan para juri, peserta harus bisa tenang dan percaya diri.


"Harus bisa jadi diri sendiri. Harus persiapkan mental. Karena kalau kita tidak siap mental, suara kita bisa kacau. Kalau kita takut duluan, kita akan jadi blank, dan akan dieliminasi. Jangan sampai gak menguasai lagu," kata perempuan asal Rantau Prapat ini, Sabtu (12/5).


Dari seluruh juri, yang paling detil menilai menurut Eka adalah Iis Dahlia dan pelatih vocal Bertha. Terkhusus Bertha, menurut dia adalah juri yang tak segan memberikan kritik pedas. Tak jarang juga Bertha memberikan coaching clinic vokal langsung kepada peserta.


"Bertha paling killer, teh Iis juga sih. Tapi kalau peserta bisa tenang, pasti bakalan enjoy menyanyi di depan mereka," ujarnya.


Eka pun menceritakan pengalamannya saat ikut audisi 2008 silam. Saat itu dia mendapat antrian nomor 1700-an. "Nunggunya dari jam 6 pagi, sampai jam 3 sore baru audisi. Makanya butuh fisik yang betul-betul fit," ungkapnya.


Eka, Mahesya KDI 2015 juga mengungkap hal yang sama. Lelaki asal Pekanbaru yang ikut audisi di Kota Padang itu mengatakan, fisik menjadi salah satu penentu bagus atau tidaknya penampilan. Apalagi biasanya audisi memakan waktu yang lama.


"Kalau tidak fit bahaya. Waktu itu saya dari jam 6 pagi, audisinya baru jam 1 pagi. Bisa dibayangkan sudah bagaimana kondisi fisik kita setelah antre seharian," ungkapnya.


Dia berharap, audisi di Kota Medan bisa menghasilkan bintang baru bagi musik dangdut di Indonesia. "Kalau bisa Medan ini lebih wah lagi pesertanya," pungkasnya.


Sementara itu Executive Produser KDI 2018 Gerryndra Danurwendo mengatakan, pihaknya sudah mematangkan konsep acara. Sejumlah juri kompeten juga sudah disiapkan saat tahapan kontes.


Mulai dari Rita Sugiarto, Ikke Nurjanah, Elvi Sukaesih, Beniqno, Ivam Gunawan, Bertha dan beberapa artis lainnya. KDI kali ini juga bekerjasama dengan para penulis lagu berbakat. Sehingga para juara nanti akan punya lagu sendiri yang hits dan akan membawanya menjadi bintang.


"Kami tetap ingin menelurkan sosok sosok pedangdut yang akan menjadi bintang. Total hadiahnya juga mencapai satu miliar rupiah. Jadi harapannya bisa bisa jadi motivasi para talent yang ada di seluruh Indonesia," katanya.


"Dari KDI ini, bakat-bakatnya sudah diacungi jempol. Mereka memang bener-bener dibina untuk menjadi bintang," pungkasnya.


Audisi di Kota Medan akan digelar di gedung MICC, Jalan Gagak Hitam. Peserta bisa langsung datang dan mengantri giliran audisi.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore