Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 April 2025 | 09.19 WIB

Tragedi Longsor di Pacet-Cangar 10 Jiwa Melayang, Gubernur Khofifah Sebut Perbaikan Tunggu Asesmen

Proses evakuasi korban bencana longsor di Jalan Raya Pacet - Cangar. (Dokumentasi Kantor SAR Surabaya) - Image

Proses evakuasi korban bencana longsor di Jalan Raya Pacet - Cangar. (Dokumentasi Kantor SAR Surabaya)

JawaPos.com–Kabar duka menyelimuti keluarga korban bencana longsor di Jalan Raya Pacet - Cangar pada Kamis (3/4). Tragedi tersebut merenggut 10 korban jiwa dari dua mobil yang terhempas material longsor.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto pun gerak cepat menutup Jalan Raya Pacet - Cangar dan melakukan proses evakuasi korban.

"Yang jelas untuk sementara, jalan ini masih kita tutup sampai batas waktu yang akan diumumkan berikutnya," Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam keterangannya, Sabtu (5/4).

Selama penutupan Jalan Pacet - Cangar, Khofifah mengatakan, akan memperbaiki jalan agar konstruksinya lebih kuat. Hal ini demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melintas.

Selain membersihkan sisa material longsor di Jalan Raya Pacet - Cangar, Pemprov Jawa Timur akan menggelar rapat dan asesmen. Hasil asesmen dijadwalkan keluar pada Senin (7/4).

"Mohon sabar menunggu hasil final asesmen. Proses selanjutnya akan diputuskan apakah harus ada plengsengan di kanan kirinya, atau pelebaran air sungai agar arusnya lebih deras," imbuh Khofifah.

Di sisi lain, sebagai langkah preventif-kuratif, Pemprov Jatim melalui UPT Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo juga telah menutup empat objek wisata alam di sekitar lokasi longsor.

Hal ini sebagaimana dalam surat pengumuman Nomor: 522/303/123.7.2/2025. Adapun empat wisata alam yang ditutup, adalah Pemandian Air Panas Cangar, Coban Watu Ondo, Coban Watu Lumpang, dan Wisata Panorama Petung Sewu.

"Sehubungan dengan cuaca ekstrem, hujan deras, dan potensi longsor di sepanjang Jalan Raya Pacet Cangar, maka untuk sementara waktu objek wisata tersebut ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan," tertulis dalam surat pengumuman, dikutip Sabtu (5/4).

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore