Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Mei 2018 | 21.18 WIB

Warga Sleman Resah, Beredar Struk Pembayaran #2019 Ganti Presiden

Struk sebuah rumah makan di Sleman, bertuliskan #2019GANTIPRESIDEN. - Image

Struk sebuah rumah makan di Sleman, bertuliskan #2019GANTIPRESIDEN.

JawaPos.com – Meski Pemilihan Presiden (Pilpres) belum dimulai, namun kampanye ganti presiden marak terjadi. Setelah ramainya kaos #2019 ganti Presiden, kini warga di Sleman dikejutkan dengan hal serupa namun terjadi di struk pembayaran.


Menanggapi hal itu, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengimbau agar masyarakat menghindari tindakan-tindakan yang berbau kampanye. Hal ini disampaikan setelah beredarnya struk pembayaran bertuliskan #2019GANTIPRESIDEN yang dikeluarkan oleh sebuah rumah makan Ayam Geprek Eskom, di Jalan Kaliurang km 13,5 Sleman yang membuat resah.


"Ini kan belum masa kampanye pemilihan Presiden. Lebih baik hal-hal yang berbau kampanye seperti itu dihindari," kata Kabid Humas Polda DIY AKBP Yulianto saat ditemui di kantornya, Rabu (9/5).


Terkait dengan kemunculan struk bertagar 2019 ganti Presiden masuk dalam pelanggaran atau tidak, pihaknya baru akan berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY. “Kalau untuk laporan terkait tagar ganti Presiden yang masuk, sampai saat ini belum ada. "Belum ada yang lapor. Nanti kami koordinasikan Bawaslu," ucapnya.


Struk pembayaran #2019GANTIPRESIDEN yang dikeluarkan dari rumah makan itu muncul selama beberapa hari. Dari penelusuran di lapangan, ditemukan ada yang tertanggal 3, sampai 5 Mei.


Rumah makan yang menu andalannya berupa ayam geprek crispy keju itu, saat dikonfirmasi atas beredarnya struk tersebut juga memang mengakuinya. "Sudah ada oknum yang dipecat," kata salah satu karyawan yang tak mau disebut namanya.


Pelanggan dari warung makan itu, Anisa Fauzi, 22, mahasiswi dari Universitas Islam Negeri (UII) Yogyakarta mengatakan, adanya struk itu sudah merupakan pelanggaran etika. "Yang makan di sini kan kalangan umum. Seharusnya bukan tempat untuk politik," ujarnya.


Hal yang sama juga dikatakan oleh rekannya sesama mahasiswi, Eva Tristi, 22. Munculnya struk itu hanya memperkeruh suasana saja. "Mending biasa saja. Tidak usah ada embel-embel seperti ini," ucapnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore