
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ambil sumpah dan janji 1.450 PNS Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (4/5).
JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengambil sumpah dan janji 1.450 PNS lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (4/5).
Mereka yang diambil sumpah terdiri atas 1.300 orang peserta CPNS tenaga kesehatan, tenaga teknis, dan tenaga administrasi tahun lalu. Sedangkan 150 orang lain disisir dari para PNS yang belum diambil sumpah tahun lalu. Penandatanganan berita acara pengambilan sumpah/janji PNS dilakukan lima orang perwakilan dari lima agama.
Gubernur Khofifah itu menekankan pentingnya core values ASN BerAKHLAK yang meliputi berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
”Yang pertama adalah berorientasi pelayanan. Pastikan bahwa kita semua punya komitmen dan tekad memberikan pelayanan terbaik, tercepat, termudah. Pastikan bahwa saudara siap memberikan layanan kepada seluruh masyarakat tanpa diskriminasi,” tegas Khofifah.
Khofifah menjelaskan, akuntabel merupakan akuntabilitas seluruh kerja dan kinerja yang didedikasikan untuk masyarakat, bangsa, dan negara. Selain itu, dia juga berpesan agar setiap ASN memiliki kompetensi di bidang tugas masing-masing.
”Selalu ada perubahan ekosistem yang berjalan sangat cepat, baik internal maupun eksternal pemprov, baik internal maupun eksternal bangsa,” tutur Khofifah.
”Kita berada pada global village. Jadi setiap perubahan di berbagai belahan dunia harus selalu dalam antisipasi dan kemampuan kita untuk melakukan mitigasi sekaligus menemukan solusi,” ujar Khofifah.
Core value selanjutnya adalah harmoni yang juga merupakan bagian dari Nawa Bhakti Satya. Di mana, terdapat program yang diberikan untuk memuliakan masyarakat Jawa Timur.
”Harmoni itu bagaimana keberagaman yang menjadi kekuatan Provinsi Jawa Timur kita bangun. Kita bergandengan tangan untuk saling menguatkan sehingga tercipta harmonious partnership di antara kita,” papar Khofifah.
Kemudian, yang tidak kalah penting adalah perihal loyalitas kepada NKRI. Sehingga tidak ada pikiran dan gagasan selain yang berdasar kepada Pancasila.
”Tidak boleh ada toleransi bagi PNS di Jawa Timur dan juga di negeri ini untuk mengusung gagasan di luar Pancasila dalam berbangsa dan bernegara, tidak boleh ada gerakan yang tidak seiring dengan NKRI. Pikiran kita harus merah putih, hati kita merah putih dan gerakan kita harus merah putih,” ucap Khofifah.
Gubernur Khofifah meminta agar setiap ASN yang baru mengikuti sumpah/janji dibimbing. Agar tiap mereka dapat menjadi tenaga-tenaga inovator yang akan melakukan percepatan pergerakan dari seluruh pembangunan di Jawa Timur.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
