
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jenazah korban kedua bencana longsor Jombang. (Humas BPBD Jatim)
JawaPos.com - Setelah dua hari berjibaku melakukan pencarian, Tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah korban bencana longsor di Dusun Jumok, Desa Sambirejo, Kec. Wonosalam, Kabupaten Jombang.
Tubuh korban bernama Ducha Ismail, 56, ditemukan terjepit reruntuhan material bangunan rumah. Kabar duka ini disampaikan oleh Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur Gatot Soebroto.
"Pencarian hari ini membuahkan hasil setelah kami menambahkan satu alat berat lagi, yakni, long arm excavator. Kami semua bersyukur dan berterimakasih atas ditemukan korban longsor yang terakhir," tutur Gatot, Jumat (24/1).
Pada pencarian hari pertama. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Duwi Ayu Wandira Ismail (Nadin). Perempuan berusia 12 tahun itu ditemukan meninggal dunia di sela-sela reruntuhan sekitar pukul 11.30 WIB.
Dwi Ayu merupakan anak dari Ducha Ismail. Selain korban meninggal dunia. Gatot menuturkan ada dua korban yang mengalami luka berat akibat bencana longsor, yang terjadi Kamis (23/1) sekitar pukul 05.20 WIB.
Dua korban luka-luka itu adalah Widyawati (43), istri dari korban hilang dan M. Makruf Ismail (14), anak pertama. Keduanya mengalami luka berat hingga dilarikan ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan intensif.
Dari identifikasi Tim Gabungan, Kalaksa BPBD Jatim Gatot menuturkan bahwa keempat korban merupakan satu anggota keluarga yang tinggal di salah satu rumah yang tertimbun longsor di Wonosalam, Jombang.
"Dengan ditemukannya ayah dari korban meninggal lainnya, Duwi Ayu, maka operasi pencarian dan pertolongan korban tanah longsor di Jombang ini dinyatakan selesai dan diakhiri," imbuhnya.
Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto mengapresiasi kerja keras Tim SAR Gabungan, yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, Tagana, hingga relawan yang mencari korban longsor selama dua hari berturut-turut.
"Kecepatan waktu penemuan ini bukti kekompakan semua elemen. Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya selama cuaca ekstrem," tandas Gatot.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
