
Gusti Bhre berbicara di depan relawan yang tergabung dalam Sahabat Bang Ara di Solo, Senin (5/8). (Aris Wasita/Antara)
JawaPos.com–Maruarar Sirait menginstruksikan relawan Bang Ara mendukung KGPAA Mangkunegara X atau akrab disapa Gusti Bhre pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Surakarta 2024.
Koordinator relawan Sahabat Bang Ara Kota Surakarta Stefanus Gusma mengatakan, ingin agar yang dilakukan wali kota sebelumnya tetap berlanjut.
”Kami melihat sosok pemimpin muda yang menurut kami mampu melanjutkan pembangunan itu, yakni Gusti Bhre,” kata Stefanus Gusma seperti dilansir dari Antara.
”Kami sangat berharap Gusti Bhre karena dia sosok yang punya wawasan luas, inovatif, jaringannya bagus. Beliau juga mampu mengubah citra Mangkunegaran menjadi sangat luar biasa,” ujar Stefanus Gusma.
Dia menambahkan, salah satu yang berhasil dilakukan adalah mampu mendatangkan investor untuk memberdayakan UMKM lokal.
”Beliau sosok yang mampu melanjutkan pembangunan Mas Gibran. Jadi komitmen kami berlanjut harus berjuang, semoga berkenan mengambil pinangan ini. Jadi ini melamar beliau, tapi beliau belum menjawab secara lugas,” tutur Stefanus Gusma.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari mengatakan Solo saat ini menjadi kota maju dan hebat. kemajuan Kota Solo sebagai buah dari kesuksesan Joko Widodo dan Gibran Rakabuming Raka harus diteruskan oleh pemimpin berikutnya.
”Solo ini kan di era Pak Jokowi dan Mas Gibran sudah sangat maju. Pasar Jongke kayak mal dan pedagang ditata sangat rapi, dengan sangat baik,” ujar Qodari usai dalam kegiatan Konsolidasi Relawan Sahabat Bang Ara dan Stefanus Gusma, di Wisma Dewa Dewi, Kota Solo.
”Kemudian Taman Balekambang juga bagus mengingatkan saya kepada Taman Botanica di Singapura,” tambah dia.
Menurut dia, revitalisasi Pasar Jongke dan Taman Balekambang merupakan bagian dari 17 program prioritas pembangunan Kota Solo yang harus dijaga dan harus dilanjutkan wali kota pengganti Gibran agar kemajuan Kota Solo tidak berhenti.
Sejumlah program pembangunan di Solo dinilai lancar dan lebih baik setelah Gibran menjabat. Terdapat 17 program prioritas pembangunan Kota Solo. Di antaranya adalah pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed, pembangun Islamic Center, revitalisasi Solo Technopark, Elevated Rail Simpang Tujuh Joglo.
Kemudian revitalisasi Ngarsapura dan Koridor Gatot Subroto (Gatsu), revitalisasi Solo Safari, pembangunan Selter Manahan, revitalisasi Lokananta, revitalisasi Taman Balekambang, revitalisasi Sri Kayu Gilingan, revitalisasi Pasar Jongke, revitalisasi Pura Mangkunegaran, pembangunan Museum Budaya, Sains, dan Teknologi. Pembangunan lainnya juga ditujukan untuk PLTSA Putri Cempo, revitalisasi Gor Indoor Manahan, penataan kawasan Kumuh Semanggi-Mojo, dan revitalisasi kawasan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo).
Terkait dukungan pada Pilkada Surakarta 2024, KGPAA Mangkunegara X atau akrab disapa Gusti Bhre mengapresiasi hal itu.
”Ini suatu berkah besar bagi kami, sesuatu yang kami hargai dan apresiasi sebesar-besarnya,” kata ucap Gusti Bhre.
Disinggung terkait dengan kesiapannya untuk maju pada Pilkada Surakarta, dia mengatakan masih akan melihat beberapa hari ke depan.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
