
Koordinator Komunitas TKI Bijak Cirebon, Nurul Huda menjelaskan masalah TKI.
JawaPos.com - Sebanyak 2500 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dinyatakan ilegal. Mereka tidak menempuh proses perizinan ketenagakerjaan di luar negeri. Hal itu sesuai data BNP2PTKI yang mencatat terdapat 2500 TKI yang berangkat ke Arab Saudi pada 2017. Padahal, Indonesia mengeluarkan larangan keberangkatan TKI ke Arab Saudi.
Koordinator Komunitas TKI Bijak Cirebon, Nurul Huda menyebutkan, jumlah tersebut tidak memakai visa kerja sebagaimana seharusnya TKI menempuh jalur resmi yang ditetapkan aturan ketenagakerjaan di luar negeri.
"Mereka sudah pasti ilegal, karena pada tahun itu dilarang keberangkatan TKI di Arab Saudi, tapi sekarang jumlahnya semakin banyak," katanya kepada JawaPos.com, Selasa (3/4).
Karena statusnya ilegal, Huda tidak tahu berapa detail data TKI ilegal asal Cirebon. Meski demikian, pada 2017 lalu jumlah TKI asal Kabupaten Cirebon yang resmi tercatat mencapai 8000 orang lebih.
"Alasan banyak orang yang ingin menjadi TKI, karena iming-iming gaji besar, serta tidak harus memiliki keterampilan yang memadai. Kebanyakan, para TKI kerja di sektor non formal, seperti pembantu rumah tangga dan pengurus bayi," ujarnya.
Huda membenarkan, penanganan para TKI terjerat kasus sulit diadvokasi. Karena statusnya tidak pernah tercatat di BNP2TKI maupun KJRI. Masalah demikian, seharusnya dipamahami oleh calon TKI yang ingin bekerja di luar negeri.
Dia menyebutkan, kasus tenaga kerja Indonesia di luar negeri asal Cirebon yang mendapat perlakuan kekerasan sangat banyak. Namun, kasusnya seperti fenomena gunung es.
Disebutkan, pada 2016 lalu tercatat ada empat kota/kabupaten yang menjadi penyumbang TKI terbesar di Indonesia. Yaitu, Lombok Timur, 18.139 orang, Indramayu, 15.128, Lombok Tengah 10.135 dan Kabupaten Cirebon 9.144. Angka tersebut belum termasuk dengan jumlah TKI ilegal.
Para calon TKI yang ingin bekerja di sektor non formal, biasanya tidak punya pemahaman untuk membedakan mana agen Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) yang legal dan ilegal.
Ditambah, tawaran gaji besar dan perizinan yang mudah atau cepat diberangkatkan, membuat calon TKI tergiur menggunakan jasa agen TKI ilegal.
"Biasanya agen TKI ilegal, biasanya punya orang kenalan yang sudah sampai di sana. Kalau belum punya jaringan di Arab, nggak akan bisa. TKI ilegal, biasanya pakai visa umroh. Ini yang jadi masalah," ungkapnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
